* * 1 Juventus v Treviso 0 TURIN - Kekalahan 1-3 dari Brescia pekan lalu sempat menggoyahkan motivasi punggawa Juventus untuk merebut tiket promosi. Namun, motivasi untuk kembali ke pentas Serie A kembali tumbuh seiring kemenangan tipis 1-0 (0-0) saat menjamu Treviso di Stadion Delle Alpi, Turin, dini hari kemarin.
Kemenangan itu memantapkan posisi Juve di jalur promosi. Dengan koleksi 52 poin, anak asuh Didier Deschamps itu kukuh bercokol di puncak klasemen Serie B. Juve masih unggul tiga poin dari pesaing dekatnya Napoli, yang kemarin ditahan imbang tanpa gol oleh tamunya Vicenza. Juve harus bekerja keras untuk bisa menambah tiga poin kemenangan. Treviso di luar dugaan mampu memberikan perlawanan sengit. Praktis, di babak pertama, Juve yang tak bisa menurunkan David Trezeguet karena skorsing, hanya memiliki satu peluang emas lewat tendangan bebas Pavel Nedved yang membentur tiang kanan gawang. Kurang gregetnya penampilan Juve di babak pertama, memaksa Deschamps menurunkan Valeri Bojinov untuk berduet dengan Del Piero. Strategi itu cukup berhasil. Serangan Juve lebih mengalir. Kiper Treviso Vlada Avramov harus berjibaku mengamankan gawangnya. Gol yang ditunggu sekitar delapan ribu Juventini (pendukung Juventus) akhirnya lahir pada menit ke-71. Bojinov, pemain berusia 23 tahun ini berhasil memanfaatkan umpan tendangan bebas Del Piero. Deschamps lega anak asuhnya bisa meraih poin penting di Delle Alpi, yang membuat rekor kandang Juve sepanjang musim ini belum pernah ternoda. Tapi, arsitek asal Prancis itu mengeluhkan minimnya dukungan Juventini. Stadion Delle Alpi kemarin terasa lengang karena laga hanya disaksikan delapan ribu penonton. Para suporter sendiri, beberapa kali melontarkan makian kepada pemain karena sepanjang pertandingan hanya satu gol yang bisa mereka lesakkan. "Treviso bukan lawan yang mudah. Mereka tak memberikan ruang sedikitpun buat kami untuk melakukan pergerakan,"aku Deschamps kepada Channel4. "Faktanya, tak banyak penonton yang menyaksikan laga ini. Hal itu membuat atmosfernya berbeda. Saya paham kalau suporter tak puas dengan situasi ini, tapi mereka tetap harus membantu pemain. Ini Seri B, bukan kompetisi level atas seperti Liga Champions. Setiap hari kami dihadapkan pada kesulitan,"ungkapnya. Juve selanjutnya akan menjamu Triestina dan Napoli. Deschamps memberikan isyarat rotasi menghadapi dua laga kandang (home) tersebut. "Jonathan Zebina menunjukkan kualitas yang luar biasa. Saya akan memainkannya sebagai bek tengah, sementara Giorgio Chiellini saya dorong sebagai pemain sayap,"jelasnya. "Valeri Bojinov juga tampil bagus. Saya juga percaya kalau Marco Marchionni bisa bermain lebih baik. Hal terpenting yang bisa dipetik dari laga ini adalah, saya bisa memperhitungkan kemampuan semua pemain,"tukasnya. (bas) [Non-text portions of this message have been removed]
