Jawa Pos
Kamis, 22 Mar 2007,

KEJUTAN 

1 Persik v Shanghai Shenhua 0 
SOLO - Ambisi Persik Kediri meraih poin di pentas Liga Champions Asia 
(LCA) terwujud. Hebatnya, Macan Putih sukses memetik tiga angka 
setelah menaklukkan juara Tiongkok Shanghai Shenhua 1-0 (0-0) di 
Stadion Manahan Solo kemarin. Gol kemenangan Persik lahir lewat 
sontekan Berta Yuwana Putra pada menit ke-71.

Inilah poin pertama Persik di pentas Asia. Seperti diketahui, pada 
laga pertama penyisihan Grup E dua pekan lalu, Harianto dkk dipukul 
Urawa Red Diamonds 0-3 saat bertandang ke markas juara Jepang itu. 
Sementara Shanghai kalah 1-2 dari juara Australia Sydney FC. 

"Memang terlalu jauh untuk mengatakan kami nanti bisa bersaing di 
grup ini ke babak selanjutnya. Tapi, kemenangan ini tetap sangat 
membanggakan. Kami benar-benar puas," kata manajer Persik Iwan 
Budianto. 

Bagi Persik, Untuk lolos ke babak selanjutnya memang tidak mudah. 
Sebab, hanya juara grup yang berhak lolos. Persik kini bertengger di 
peringkat ketiga Grup E dengan nilai 3 dari dua laga, di bawah Urawa 
dan Sydney FC (lihat hasil dan klasemen).

Menurut Iwan, kemenangan Persik menjadi balasan yang setimpal atas 
pernyataan pelatih Shanghai Osvaldo Gimenez. Sehari sebelum 
pertandingan, pelatih asal Uruguay itu berkoar bakal memberi 
pelajaran pada sepak bola Indonesia. "Komentar miring itu yang saya 
jadikan penyuntik motivasi ke pemain," ujar Iwan.

Sebelum pertandingan, Persik memang berada dalam posisi underdog. 
Maklum, materi pemain juara Liga Indonesia 2006 itu memang di bawah 
Shanghai, yang diperkuat tujuh pilar Timnas Tiongkok. Karena itu, 
kemenangan kemarin disambut gembira punggawa Macan Putih. Bahkan, 
situs resmi Liga Champions Asia (LCA) menyebutnya sebagai kejutan 
terbesar.

"Ini membuktikan kalau mau kami juga bisa mengimbangi atau bahkan 
mengalahkan tim-tim dari negeri kuat sepak bolanya," kata Iwan. "Kami 
bermain di tengah keprihatinan. Setelah kalah di Ligina (dari Persita 
Tangerang, Red), kami juga terusir gara-gara tak sesuai regulasi AFC. 
Hasil ini benar-benar menghilangkan semua kekecewaan itu," 
sambungnya. Persik memang harus menggelar laga home LCA di Solo 
karena AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia) menganggap Kediri tidak 
layak menjadi tuan rumah. 

Pelatih Persik Daniel Roekito menyebut formasi 3-4-3 sebagai kunci 
sukses timnya. "Anak-anak bermain sangat memuaskan. Mereka disiplin 
dalam menjaga area. Juga tidak minder menghadapi postur lawan yang 
seperti itu," katanya.

Bonus Rp 100 Juta 

Kemenangan atas Shanghai diapresiasi manajemen Persik. Mereka akan 
mengucurkan bonus sebesar Rp 100 juta. Rinciannya, setiap pemain akan 
kecipratan Rp 5 juta. Kepastian tentang kucuran bonus itu dicetuskan 
Ketua Umum Persik Maschut. "Saya puas dengan hasil ini," katanya.

Wali Kota Kediri itu tak berharap banyak terkait kiprah Persik di 
LCA. "Berat, berat sekali kalau harus lolos dari babak penyisihan. 
Karena ada Sydney FC dan Urawa Red Diamonds. Yang penting kami bisa 
tampil bagus seperti tadi (kemarin, Red)," kata Maschut. (tyo/jpnn) 




Kirim email ke