Berita di Jawa Pos, si Anis Dwi ini adalah petinju ke-25 Indonesia yg meninggal karena ring tinju. Akankah tragedy ini terus berlanjut ke angka 26 ? Seperti halnya kecelakaan pesawat, mungkin Indonesia jg akan mencetak rekor dalam hal ini. Apa gunanya kita punya asosiasi petinju ya ....
from detik : Petinju Indonesia Tewas Jakarta, Dunia tinju Indonesia kembali kehilangan atletnya, Anis Dwi yang tewas setelah beberapa hari mendapat perawatan. Penyebab kematian diduga kuat karena penurunan drastis kadar trombosit darah. Anis Dwi menghembuskan nafas terakhirnya di RS UKI, Selasa (20/3/2007) pukul 11.00 WIB. Anis yang bernaung di sasana Amfibi Surabaya, merupakan pendatang baru di kancah tinju bayaran. Sebelumnya Anis sempat dirawat karena cedera kepala usai bertinju dalam pagelaran tinju Profesional Indosiar, Kamis (15/3/2007) malam. Cedera didapatnya ketika bertanding melawan Irfan Bone Dari Sasana JK BC Jakarta dalam pertarungan non gelar sebanyak 8 ronde. Usai bertanding Anis mengeluh pusing di bagian kepala. Tim dokter memberi rujukan ke Rumah Sakit terdekat, yaitu Sumber Waras. Namun karena ketidaktersediaan CT Scan untuk mendeteksi bagian cedera di kepala, Anis akhirnya dialihkan ke RS UKI Cawang. Tiba di RS UKI, Jumat (16/3/2007) dinihari, tim medis langsung memutuskan untuk mengoperasi kepala Anis. Operasi berlangsung mulai pukul 03.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB. Dalam operasi tersebut, tim dokter RS UKI berhasil mengeluarkan cairan darah sebanyak 75 cc di bagian kepala Anis. Usai operasi, kondisi Anis sempat membaik bahkan sudah siuman. Namun hari Sabtu (17/3/2007) malam, tiba-tiba Anis mengalami panas yang cukup tinggi. Dokter Meiwan Atmadji yang menangani Anis menyatakan bahwa juga terjadi penurunan kadar trombosit darah secara drastis. Normalnya, kadar normal trombosit darah berkisar antara 200 ribu sampai 400 rb LPB. Namun trombosit Anis merangkak turun sampai 99 ribu LPB. Saat menghembuskan nafas terakhir, trombosit Anis tercatat hanya 56 ribu LPB. "Setiap enam jam trombosit mengalami penurunan secara drastis, hingga 56 ribu LPB," ujar Meiwan di RS UKI, Selasa (20/3/2007). Penurunan kadar trombosit yang dialami Anis membuat tim dokter menduga bahwa petinju tersebut juga mengidap penyakit Demam Berdarah. Salah satu indikasi bahwa seseorang mengidap penyakit tersebut adalah turunnya kadar trombosit, sesuai dengan kondisi Anis. Penyakit itulah yang diduga kuat menjadi penyebab kematiannya. Jenazah almarhum rencananya langsung akan dibawa hari ini juga ke kampung halamannya di Mojokerto Jawa Timur untuk dimakamkan.
