On 3/26/07, mcmokhan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > ikut nimbrung ah :D > Kenapa harus dipaksakan memakai playmaker kalau memang tidak ada type > pemain seperti itu :) > Chelsea, United dan Liverpool pola permainananya tidak ada yg > mengandalkan Playmaker utama bahkan lebih cenderung menggunakan sayap. > BTW bisa dijelaskan Playmaker itu definisnya seperti apa ya hehehe > Menurut gw kekurangan Inggris hanya pada kurangnya motivasi untuk > menang dari para pemain. > - Mclaren bukan type pelatih yang cukup disegani utk pemain sekelas > Lampard, Gerrard, Rooney dan Terry. > - Timnas Inggris membutuhkan pelatih yang cukup disegani dengan > Curiculume Vitae punya prestasi yang bagus sehingga pemain2 pun akan > cukup segan dengan kemauan pelatih. > - Dan seharusnya pelatih bisa menggunakan pola yang sesuai dengan > pemain yang ada sekarang > > Salam, > Mokhan >
Playmaker, kalau di Italia namanya Triquartista atau Fantatista. cmiiw. Syarat : 1. Skill tinggi, 2. Umpan matang, 3. Punya visi permainan yang bagus 4. Daya jelajah yang bagus 5. Mampu mengatur serangan / tempo dengan baik 6. Mampu mendistribusikan bola dengan baik 7. Ga perlu sarjana....hehehhehhe emange syarat presiden RI. >> Saya ambil contoh tim yang bermain dengan Playmaker, yaitu Milan. Ga tanggung2 sistem permainan dari tim Carletto ini memiliki 2 playmaker (Triquartista di belakang 2 striker dan Deep Playmaker di depan zona pertahanan). Deep Playmaker diisi oleh Pirlo dan Playmaker diisi oleh Kaka...dua pemain ini fungsinya jelas, mendistribusikan bola...biasanya pemain2 belakang Milan kalau sudah mendapat bola langsung diberikan kepada Pirlo, dan Pirlo berusaha mendistribusikan bola kepada Kaka...kemudian Kaka mengatur serangan dengan bola yang dia kuasai. Playmaker hebat yang saya tahu : Zinedane Zidane, Kaka, Totti, Ruud Gullit, Ronaldinho, Pirlo, Boban. >> Sheva sangat tajam di Milan salah satunya karena faktor Pirlo. -- Cavaliere AC Milan atau tidak sama sekal! Secara teknik Sepakbola Italia berada di level yang sama dengan Brazil, Jerman dan Argentina. Tapi, secara taktik...kami memiliki sesuatu yang lebih >> Carlo Ancelotti. [Non-text portions of this message have been removed]
