On 3/28/07, roy sinaga <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Rekor kalah lagi2 bertambah. U-23 Indonesia kalah 1-2 dari lebanon pada
> partai praolimpiade.
> ga ngerti aku apa memang Indonesia tercinta ini selalu kalah, ga bisa
> menang. entah apa?
> kupikir waktu withe dipecat, diganti Kolev Indonesia bakal bagus mainnya.
> Kolev juga bilang kalo dia penasaran ingin berbuat banyak dengan
> Indonesia.
> tapi hasilnya tetap nihil cupu begete kalo rang Jakarta bilang.
> Aku pun pusing tak ngerti masak ga ada 11 oarng Indonesia yang becus main
> bola?
> kalo ada seleksi massal untuk jadi pemain timnas kaya nya aku kepengen
> ikut, sama kaya si Kolev "penasaran" aku soalnya.
> Indonesia2 banyak penduduk tapi cupu main bola. padahal katanya sepakbola
> itu olahraga rakyat, tapi rakyat ini tak bisa main bola. lantas rakyat ini
> main apa?
>
>
>















Melihat pertandingan kemarin sungguh sangat ironi, di awal2 babak pertama
Penguasaan Bola Indonesia 23% dan Lebanon 77%...saya sampai berpikir untuk
menghitung pemain Indonesia, jangan2 mereka bermain dengan 9 orang?
Kemudian goal pertama Lebanon hadir dari serangan yang menurut saya
alakadarnya, goal tersebut dicetak Hassan Maatouk menit ke-21 memanfaatkan
Zona Marking yang buruk dari para pemain Indonesia.
Setelah itu Indonesia mulai mengambil inisiataif permainan, herannya di
babak ke-2 Indonesia bermain lebih baik padahal dalam keadaan tertinggal 0-1
dan berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-59 oleh Jajang Mulyana, sayang
sekali Lebanon kemudian bisa membuat goal lagi di menit ke-61 melalui
Hussein Aming untuk memastika keunggulan Lebanon 1-2 atas Indonesia...

Di sebelah gawang saya lihat tulisan FORZA INDONESIA, saya kenal sepanduk
itu...punya anak2 MI. Salut atas dukungan temen2 untuk Tim Nasional kita,
sayang Indonesia kalah.
Tapi, tetep semangat dukung Indonesia...terima kasih untuk para pemain dan
official atas kerja kalian, saya yakin kalian sudah berusaha dengan baik.
Untuk PSSI? percayalah, ada yang salah dengan cara kalian mengelola
Sepakbola di negeri kita tercinta ini, saya yakin cara anda semua memandang
Sepakbola juga patut dipertanyakan. Tim Nasional kita yang tumbang dari
Lebanon ini sudah menghabiskan dana sekitar Rp. 17, 2 M untuk berlatih ke
Belanda.

-- 
Cavaliere
AC Milan atau tidak sama sekal!
Secara teknik Sepakbola Italia berada di level yang sama dengan Brazil,
Jerman dan Argentina. Tapi, secara taktik...kami memiliki sesuatu yang lebih
>> Carlo Ancelotti.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke