--- In [email protected], Ajie <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Berita gak sedap buat tim2 daratan inggris, MU dan Chelsea 
tersandung di pertandingan perempat final pertama. 

[N]
iyalah, cuma bs seri & kalah jelas berita gak sedap....

Liat cara MU main, mereka seperti diajar cara main bola sama Roma. 
Ball posession, shoot on gol mereka kalah. Sungguh memalukan 
peringkat teratas liga inggris bermain seperti itu melawan tim yang 
dianggap medioker seperti Roma. Banyak sekali kesalahan yang 
dilakukan pemain tengah MU.

[N]
makanya, diajarnya uda cukup semalem, ntar minggu depan, giliran 
prakteknya, gantian menghajar :)


> Malah seharusnya Mancini dapat tendangan penalti saat dijatuhkan 
salah seorang pemain belakang MU, tapi wasit ga berani kasih penalti. 

[N]
wasit gak berani?ehehehehe jgn jd wasit klo gitu... wasit yg nugasin 
UEFA lasngsung, bisa protes kesana, bro...

Ya, memang MU bisa bikin gol hanya dengan 10 pemain, tapi itupun gak 
lebih dari sebuah gol milik pribadi CR, yang diselesaikan dengan baik 
oleh Rooney.

[N]
hhehehe pernyataan dlm kalimat ini aneh, liat gak pertandingannya bro?
klo gak nonton, ni saya kasi ceritanya dr minute by minute dr web 
UEFA :)

59  Ferdinand (Man. United) gives away a free-kick following a 
challenge on Cassetti (Roma). 
60   (1 - 1) Rooney (Man. United) scores!
The England star silences the home crowd with an exquisite equaliser. 
Ole Gunnar Solskjær picks out his strike partner with a deep cross 
and sees Rooney check inside his marker, compose himself before 
curling a superb shot past Doni - his first goal in this season's 
competition. 


> Ya, berkaca dari pertandingan kemari terlihat betapa MU belum 
memiliki mental juara. Di leg kedua saya yakin Roma bakal menghajar 
MU sekali lagi, lihat bagaimana Lyon dibekap Roma di kandangnya 
sendiri. 

[N]
mental juara... hm... btw tanya dl de, tau gak definisi mental juara 
itu sendiri?

> 
> So, who is better? MU? Nonsense...!!!
> 
> 
> Ajie

[N]
who's better?let see next week

Kirim email ke