Ketua Umum PSSI Kabulkan PK dari Panpel Persib BANDUNG , (PR).- Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid mengabulkan permohonan peninjauan kembali (PK) dari Panpel Persib, terkait hukuman Komisi Disiplin (Komdis) PSSI yang menjatuhkan sanksi menggelar pertandingan tanpa penonton. Surat keputusan (SK) No: Kep/04/NH/IV/ 2007 tertanggal 4 April 2007 yang ditandatangani Nurdin Halid, menyebutkan PSSI memberikan keringanan kepada Panpel Persib untuk menggelar pertandingan tanpa penonton setelah 7 April 2007. Ini artinya, pertarungan sarat gengsi antara Persib dan PSMS Medan, Sabtu (7/4) mendatang, masih bisa disaksikan *bobotoh*. Menurut Direktur Media PSSI, John Halmahera, Rabu (4/4), ada dua alasan kenapa pertandingan Persib melawan PSMS boleh disaksikan penonton. "Alasan pertama, karena ada surat permohonan dari panpel yang menyatakan pertandingan Persib melawan PSMS akan lebih sulit mengatur penonton jika tidak diperbolehkan menyaksikan pertandingan. Hal ini karena pertandingan ini merupakan *big match* yang sangat ditunggu oleh publik Bandung . Alasan kedua, lanjut John, karena pihak keamanan keberatan memberikan izin kepada panpel," ujar John di Kantor PSSI Gelora Bung Karno Senayan Jakarta . Sementara itu, Ketua Panpel Persib, Sukowiyono mengatakan, sebelumnya sempat dilanda kecemasan luar biasa ketika gagal melakukan banding. Bahkan, Komisi Banding (Komding) PSSI semakin menguatkan keputusan Komdis PSSI yang memberi sanksi kepada Panpel Persib Bandung dengan menggelar pertandingan tanpa penonton. Dan pertandingan paling dekat setelah sanksi itu keluar adalah partai Persib melawan PSMS. Dengan adanya SK Ketua Umum PSSI, *bobotoh*, tim "Pangeran Biru", dan seluruh pencinta Persib kini bisa bernapas lega. Sukowiyono mengaku lega dengan turunnya keputusan dari PSSI. Betapa tidak, sebelum SK Ketua Umum PSSI keluar, pihaknya dipusingkan dengan adanya rekomendasi dari Polwiltabes Bandung untuk menggelar pertandingan di Lapangan Pusdikpom Cimahi, jangan di Stadion Siliwangi. Menurut Suko, Lapangan Pusdikpom sudah tidak layak lagi digunakan sebagai tempat untuk menggelar pertandingan sekelas Liga Indonesia . Apalagi Badan Liga Indonesia (BLI) meminta pertandingan Persib melawan PSMS dilakukan pukul 19.00 WIB, terkait dengan masalah teknis siaran langsung Lativi. Jika dilakukan malam hari, tentunya harus dilakukan di Stadion Siliwangi. "Kami sangat berterima kasih kepada PSSI dengan adanya keputusan ini. Sebelumnya, kami berada dalam situasi yang sangat dilematis. Di satu sisi, kita tetap ingin menggelar pertandingan di Siliwangi, di sisi lain, pihak keamanan merekomendasikan di Pusdikpom. Padahal lapangan tersebut tidak layak. Terlebih pertandingan ini dipastikan akan menyedot animo masyarakat karena duel Persib-PSMS adalah salah satu pertandingan yang ditunggu-tunggu pencinta Persib," katanya. Selain itu, Suko menyebutkan, pihaknya menerima surat pemberitahuan dari BLI perihal perubahan jadwal pertandingan Persib dan PSMS. Semula, pertandingan yang merupakan perebutan posisi puncak klasemen ini akan digelar Sabtu (7/4) pukul 15.30 WIB. Namun, BLI mengundurkan jadwal pertandingan itu menjadi pukul 19.00 WIB. Dalam surat bernomor 625/SFKR/BLI/ IV-2007, tertanggal 4 April 2007 yang ditandatangani Direktur BLI, Andi Darussalam Tabusalla, menyebutkan, BLI menetapkan waktu *kick-off* pertandingan Persib-PSMS dimulai pukul 19.00WIB, dengan alasan penyesuaian program siaran langsung. Dalam surat tersebut juga disebutkan bahwa BLI akan memberikan kompensasi Rp 30 juta kepada klub yang menjadi tuan rumah, terkait perubahan jadwal pertandingan tersebut. "Dengan adanya keputusan dari PSSI, semua telah terjawab. Awalnya, kami sempat pusing juga dengan adanya pengunduran ini. Tanpa penonton dan malam hari pula. Karena larangan tanpa penonton juga dimundurkan, jadi sudah tidak ada masalah," katanya. Mengenai pengunduran pertandingan hukuman tanpa penonton, Suko belum bisa memastikan partai mana yang akan dijadikan sebagai partai hukuman. "Sementara belum terpikirkan, kami masih fokus pada pertandingan Persib-PSMS. Kita lihat nanti, partai mana yang tidak disaksikan penonton," ujarnya. Suko berharap pada pertandingan Sabtu (7/4) pendukung Persib dapat menyaksikan pertandingan dengan tertib. Sebagai upaya untuk meredam animo yang tinggi dari masyarakat untuk datang langsung ke stadion, Suko mengatakan, panpel akan menyediakan beberapa layar lebar yang ditempatkan di sejumlah tempat. Salah satunya direncanakan ditempatkan di lapangan Gasibu Bandung. "Bagi rekan-rekan yang mendapat tiket, silahkan datang ke stadion. Namun, bagi yang tidak kebagian tiket, kami juga akan menyajikan pertandingan langsung melalui layar lebar yang rencananya dipusatkan di Gasibu. Saat ini, kami sedang mengurus izin dan mudah-mudahan bisa berjalan lancar," ungkapnya. (A-105/A-157) ***
[Non-text portions of this message have been removed]
