Salah satu serious contender untuk melabrak klub Inggris, Juventus, tak ada di 
gelanggang. Bukan bermaksud mengecilkan prestasi trio Inggris sampai semi ini 
tapi bermaksud melihat sisi lain.
Seandainya Juventus hadir dan walaupun di pertandingan tidak menang melawan 
klub Inggris, paling tidak nilai jual LC akan sedikit terdongkrak dan 
persaingan akan lebih seru. Persaingan pun akan lebih panas terasa hawanya, 
daripada misalnya dengan Italia memasukkan klub katrok ke LC.
Mau nggak mau harus diakui, Roma tidak bisa dimasukkan menjadi 3 besar klub di 
Italia. Tersingkirnya Roma harusnya sudah bisa diprediksi, kemenangan atas Lyon 
dan MU hanya kejutan. Ingat! Sepakbola bukan sepakbola jika tanpa kejutan. Skor 
7-1 juga kejutan. Harapan gw pun tadinya tinggi untuk mereka karena adanya 
bakat-bakat bagus mereka. Tapi dengan hanya mempunya beberapa punggawa bagus 
melawan bagus yg merata di United, rasanya susah.
Nah, taon depan rasanya Juve hadir, tapi baru di Serie-A belum di LC. Jadi taon 
depan pun ada kesempatan cukup besar bagi klub Inggris untuk menempati paling 
tidak 1 tempat di semi, bahkan bisa lebih jika melihat kesehatan permainan 
mereka saat ini.

  ----- Original Message ----- 
  From: kopites 
  To: [email protected] 
  Cc: [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Thursday, April 12, 2007 8:08 AM
  Subject: [BolaML] Power shifts towards Premiership


  Power shifts towards Premiership
  Thursday, 12 April 2007

  by Simon Hartfrom London

  "Europe in English hands" declared Italy's Corriere dello Sport
  newspaper this week as three Premiership teams marched into the UEFA
  Champions League semi-finals for the first time.

  . 
   


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke