Selamanya Soal MU-Chelsea Salomo Sihombing - detikSport
Jakarta - Tiga skenario menuju drama treble winner Manchester United atau quadruple Chelsea tidak akan beriringan. Kemenangan bagi satu pihak, akan jadi mimpi buruk bagi yang lain. Head to head Si Merah dan Si Biru saat ini memang baru terjadi di Liga Inggris. MU dengan koleksi 78 poin, unggul tiga angka dari rivalnya. Di enam pertandingan yang tersisa musim ini, apa pun masih mungkin terjadi. Apalagi keduanya bakal berhadapan di Stamford Bridge 9 Mei mendatang. Skenario sama bisa terulang di dua arena lain. Yang terdekat ialah Piala FA, sementara yang terakhir dan akan menjadi klimaks yakni di Liga Champions. Akhir pekan ini MU akan menghadapi Watford di stadion Villa Park dalam partai semifinal Piala FA. Sementara pada pertandingan lain Chelsea bertemu Blackburn Rovers. Dari sisi mana pun, MU dan Chelsea mutlak diunggulkan tampil di Wembley pada partai final 19 Mei mendatang. Di Liga Champions keduanya pun masuk babak empat besar. Jika merujuk analisa rumah-rumah taruhan yang mendominasi di Eropa, MU dan Chelsea berada di posisi sejajar sebagai tim paling favorit dengan koefisien 1/2. Artinya final di Athena 23 Mei mendatang diprediksi kembali menghadirkan MU vs Chelsea. Tim asuhan Jose Mourinho sudah memiliki modal semangat yakni Piala Carling yang direbut 25 Februari lalu. Artinya dengan beban yang sama di tiga kompetisi seperti MU, Chelsea ditunggu reward lebih yakni quadruple. Yang pasti, kedua tim tidak akan sama-sama berhasil. Karena kemenangan bagi satu pihak, berarti mimpi buruk bagi yang lain. (lom/key) [Non-text portions of this message have been removed]
