----- Original Message ----- 
  From: Kresna Panggabean

  Barat:

  Semi final
  misalkan Houston yang lolos, Houston vs Golden State, emmmm bakalan tight 
tapi gw mengunggulkan Houston.
  San Antonio vs Phoenix, mestinya ketat juga tapi konciannya ada di satu 
pemain Bruce Bowen, dia bisa jagain Nash sampe mati kutu. Spurs menang.

  Final
  San Antonio vs Houston. San Antonio in five.

  Timur
  kalau New Jersey yang lolos, New Jersey vs Cleveland, Vincanity vs King 
James, i'll go for King James in six.
  Detroit vs Chicago, wedeh seru neh, i'll go for Detroit in seven

  Final
  Detroit vs Cleveland, ya Detroit lah

  NBA finals
  San Antonio vs Detroit, yang menang siapa yang dapet home court advantage :p

  Dejavu final NBA 2005 = 2007, sama kyk UCL.

  Piss ah.
   

G::
ok, kalow versi gue:

WEST
Spurs (3) vs Suns (2)
Final kepagian, tapi berhubung nba dipisahkan dua wilayah, terpaksa deh ada 
partai kayak gini... Kalo melihat 2005 (dan udah persis sih, secara Spurs 
meng-KO Nuggets dengan 5 game, setelah kalah duluan di game 1), maka game ini 
akan berakhir di angka 5 untuk Spurs, artinya 4-1, hehehe... (lupakan semua 
sejarah yang bilang kalo kebanyakan kemenangan Spurs di playoff itu dengan skor 
4-2). Matchup yang pas untuk Steve Nash adalah Tony Parker, karena jatah Bruce 
Bowen (Harassing Player Of The Year) akan dipakai buat Shawn Marion, sedangkan 
Tim Duncan untuk Amare Stoudamire. Di tahun 2003, Nash mati kutu dijaga Parker, 
Marion belum sehebat sekarang, dan Amare, walaupun mengamuk dalam statistik, 
tetap tidak bisa mengangkat timnya. Bahkan menurut banyak pengamat, jika saat 
itu Suns tidak dihabisi di game 5, kemungkinan besar mereka (baca: Amare) akan 
membalikkan keadaan. Itu masa lalu; sekarang gue rasa Bowen akan lebih bekerja 
keras, dan bukan ga mungkin, bakal fouled out di beberapa game, karena Marion 
sedang susah dibendung. Satu lagi, faktor the 6th man: point guard Leandro 
Barbosa (6th man musim ini) lawan shooting guard Emmanuel Ginobili (peringkat 
kedua di bawah Barbosa)

Warriors (8) vs Jazz (5)/Rockets (4)
Kalau saja Warriors harus melewati partai ketujuh, gue yakin mereka habis, bis, 
bis... Tapi dengan adanya waktu istirahat dan remotivasi, rasanya partai ini 
akan habis-habisan, secara Jazz/Rockets juga sudah habis, hehehe... Peringkat 
tidak menentukan kehebatan tim, karena masing-masing mempunyai senjata 
masing-masing, dan bench yang setara. Tim dengan offensive rebound terbaik 
(Jazz) dengan iconnya si jago rebound Carlos Boozer dan point guard yang hampir 
meraih Most Improved Player, Deron Williams; kemudian Rockets, tim dengan 
defensive rebound terbaik, dengan Tracy McGrady dan Yao Ming (temen saya ada 
yang bilang, Yao masuk NBA cuma demi pemasaran di cina; kayaknya anggapan itu 
salah deh :D ); dan terakhir, top-seed-killer, dengan run-and-gun strategy 
(widih, serasa baca komik basket aja, Slam Dunk... ato Harlem Beat yah???) yang 
ampuh dari master tactician kawakan, Don Nelson. Dari ketiga ini, sebenarnya 
yang punya keunggulan teknis adalah Warriors, sayangnya mereka lemah di faktor 
non teknis, yaitu banyak kena technical foul, huehehehe... Mungkin sampai game 
7 juga.

FINAL -> kalau jadi, it's another Pop vs Nellie rivalry. I think Pop'll win in 
6 (it's a tough matchup)


EAST
Bulls (5) vs Pistons (1)
I'll make it shorter; bukan apa-apa, tapi emang ga terlalu ngikutin aja, 
hehehe... Tim berpengalaman lawan tim muda yang dipandu seorang juara. Pilihan 
yang susah, tapi i'll go with Bulls in 6, or even 5. Tapi kalo sampe 7, Pistons 
keliatannya yang akan melenggang, dan akan membuat final timur semakin seru, 
karena Pistons akan terkuras secara mental. Tapi tetap saja, tim dari sini yang 
akan maju sebagai kandidat juara melawan juara barat.

Nets (6)/Raptors (3) vs Cavaliers (2)
Memang sayang kandidat MVP Gilbert Arenas harus minggir sebelum playoff setelah 
membawa Wizards sedemikian jauh, sehingga akhirnya tewas di tangan Cavaliers. 
Dan jika Nets tidak bisa menghabisi Raptors, apalagi sampai berbalik, mungkin 
media di sana akan memuat headline "How Carter Wish He Never Left Toronto". Ok, 
mungkin kali ini Nets lawan Cavs, berarti triple-double-king Jason Kidd dan 
Vince "Air Canada" Carter serta muka lama Richard Jefferson beradu dengan 
"King" LeBron James (gue jg ga teu kamsudnya apa ni julukan...), Zydrunas 
Ilgauskas, dan Larry Hughes. Dengan bench yang sama-sama timpang, gue ga tau mo 
pegang sapa... Tapi satu yang gue tau, final conference adalah tempat terakhir 
mereka, hihihi...

FINAL -> Bulls in 5 or 6, i guess


Berarti ramalan gue jadi ga sama donk ama 2005??? :(
Ya, misalkan sama pun, skornya beda gue rasa: Spurs in 5, either against 
Pistons or Bulls, huehehehe...


INTINYA adalah: gue mau yang juara sama persis ama yang juara pas 2005!
:P

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke