Gw setuju dengan Omar. Yg bisa gw liat dari pertandingan DLH vs Mayw adalah ketidakinginan mereka untuk masuk bertarung. Oscar masuk tapi dengan rada jeri. Mayw masuk tapi hanya dengan 2-3 pukulan. Tidak terlihat jual beli pukulan yg bisa betul-betul disebut jual beli pukulan.
Kasus Chavez yg walaupun bonyok tapi tidak mau mundur adalah wajah pertinjuan dulu yg layak disebut pertinjuan seru. Sekarang? Petinju-petinju kelas atas itu mungkin susah payah untuk mendapatkan nama besar mereka. Tapi ketika mereka sudah berada di puncak mereka hanya berusaha untuk sekedar menang, tidak memberikan hiburan kepada penonton yg rela membayar mahal. Bisa dianggap mereka tidak mau membasahi wajah mereka dengan darah. Liat kan kemaren, gak ada luka, bahkan memarnya cuma kayak kena blush-on cewek aja, hanya tipis. Kurang seru ah ... mungkin dipikiran mereka, dah dapet duit banyak ini kok ngapain mati-matian. Karena kemaren Oscar promotor, sekarang kalah kan tetap dapet duit banyak. Ntar adain pertarungan ulang biar dapet duit banyak lagi, kan orang penasaran, apalagi kemaren rasanya perhitungan juri rada-rada ambigue entah yg mana yg menang. Jangan hitung jumlah pukulan masuk tapi hitunglah ronde ke ronde siapa yg menang. Kalo dari hitungan ronde ke ronde maka akan terjadi kebingungan perhitungan. Mungkin decisionnya hanya pada siapa yg pro Oscar siapa yg pro Mayweather. Tapi gpp lah, kita di Indonesia nonton gratis ini kok ! Delfiar ----- Original Message ----- From: omar To: [email protected] Sent: Monday, May 07, 2007 9:49 PM Subject: Re: [BolaML] de la hoya vs mayweather David Sundah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Pada tanggal 06/05/07, omar menulis: De la Hoya, 36 tahun, yang pernah memegang 6 kali juara dunia berhadapan dengan de la hoya 34 thn. seperti gue bilang, pertarungan ini kurang greget. udah gak ada lagi petinju yang memukau model julio cesar chavez, atau roberto duran untuk kelas-kelas menengah, atau model tyson yang "grabak grubuk" di kelas berat. DS: you're kidding right? itu salah satu partai terbaik, kedua komentator juga bilang begitu kok. lu ga bisa mengharapkan partai high action dgn dua pemain berkaliber sama spt mereka berdua.keuntungan yg bisa didapat dari keduanya, hanya kalau salah satu berbuat kesalahan. dan de la hoya lah yg selalu berbuat kesalahan. malah setelah pertandingan, kedua komentatorpun sangat yakin kalo hasilnya draw. mirip master2 kungfu lagi bertanding lah. kagak perlu banyak gedebuk2. tapi cukup beberapa pukulan kecil yg tetap sasaran, dan mematikan. si pretty boy dari awal sudah cari gara2. masuk arena dgn pake baju mexico, dan masuknya sambil diiringi penyanyi rap 50 cent. ------------------------------------------------ i am not kidding....hehehehe.....komentator yang mana nih?? yang gue denger di HBO Latin, sependapat tuh ama gue, kurang greget. sebenernya sih pendapat gue bahwa ini kurang greget gak tergantung ama komentator, gue punya pendapat sendiri. komentator khan bukan dewa yang pendapatnya kudu didengerin. Oom david bilang yang penting ada beberapa pukulan kecil yang kena sasaran dan mematikan.....hehehehe....sepanjang 12 ronde gak keliatan tuh pukulan kecil mematikan, apalagi dari de la hoya. pukulan kecil masuk sasaran banyak, mematikan?? Nada!, Zero! era-nya roberto "mano de oro" duran atau sugar ray leonard atau julio cesar chavez atau hagler atau hearns, para maestro ini mampu bertarung dengan, istilah gue, grabak grubuk...itu baru tinju. yang kemarin ini payah, antara golden boy yang udah keenaakan jadi penyanyi (with everything that goes with it) melawan "pretty boy"...hehehe... sebenernya gue lebih berharap pertarungan bakal lebih hidup dari faktor de la hoya karena secara teknis dan pengalaman dia lebih bagus. soal baju mexico, mayweather memang ngledek abis nih. pertarungannya dilaksanakan tgl 5 mei, hari yg dirayakan sebagai hari besar oleh rakyat mexico untuk mengenang pertempuran 5 Mei abad 19 dulu (tahun lupa) waktu tentara mexico mengalahkan tentara prancis yang coba invasi mexico. mayweather tau bahwa seisi MGM Grand lebih dipenuhi pendukung de la hoya. kaos timnya mayweather ada tulisan gede "amo a mexico...atau i love mexico". -omar- "England's most decorated club has another trophy" Martin Tyler, FA Cup Final, 13 May 2006 . [Non-text portions of this message have been removed]
