On 5/9/07, Firdauf Achmad Dhewata <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   --- In [email protected] <bolaml%40yahoogroups.com>, kopites
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Selasa, 08 Mei 2007
> >
> > Tim Nasional
> > Tak Pernah Serius Membina Tim Usia Dini
> >
> > Berita gembira itu datang dari Lyon, Perancis, awal September 2006.
> > Indonesia, yang diwakili Makassar Football School 2000, meraih
> posisi
> > empat besar di Festival Sepak Bola Internasional U-12 Danone Cup.
> > Mengutip situs resmi PSSI, sebelum kalah adu penalti dari
> Argentina,
> > tim Merah Putih melibas negara-negara yang selama ini menjadi poros
> > sepak bola dunia.
> >
> > Mereka memukul Rusia 2-0, mempermalukan Italia 1-0, melibas
> Portugal
> > 4-1, menekuk Austria 3-0, dan menghantam China 3-0. Prestasi itu
> > sempat berkali-kali ditayangkan di salah satu televisi swasta
> beberapa
> > waktu lalu. Pertanyaannya, bagaimana nasib mereka saat ini?
>
> Bagaimana Don Rudy, Indonesia berhasil melibas Italia di U-12 :)
> Meski sifatnya hanya festival, ini bukti nyata bahwa dari segi
> talent dan bahan baku, kita sebenarnya gak kalah dgn mereka.
>




























[rudy]
FORZA INDONESIA!!
Berarti salah dong klo ada yang bilang saya gila karena saya adalah orang
yang sangat percaya bahwa Indonesia mampu tampil di Piala Dunia...dan klo
perlu ngalahin Juara Dunia Italia....hahahahahahaaaa
Kemenangan tersebut memberikan pesan kepada kita, bahwa masalah utama adalah
sistem pembinaan dan kompetisi. Untuk urusan ini Italia jelas yang terbaik
di Eropa, prestasi Italia sangat seimbang antara Tim Nasional dan Klub...itu
perlu kita pelajari, klo perlu kita mengirim tim ahli untuk mempelajari
sistem ini. Bukan ahli dari HONGKONG loh, di Universitas2 yang ada jurusan
Olahraga kan kita punya banyak professor...mereka kita minta aja untuk
menjadi tim ahli yang belajar ke sana trus bikin sistem pembinaan di PSSI.
Bagaimana PSSI?
Sistem...sistem...sistem >> Quo Vadis PSSI!!
[/rudy]

gw masih inget wkt komputer gw disewa untuk dipakai sebuah klub
> sepak bola tanah air dalam rangka event Liga Champion Asia. (heran
> klub sepak bola kok gak punya komputer). Bayar sewa ke gw tiga hari
> 500 rb, tapi denger2 anggarannya 4 jt sehari (buseeetttt bisa beli 1
> komputer sendiri per hari) ...
>
> dimana logisnya ....
>
> Alkaizer
>
>  
>













[rudy]
Waduh, bung alk...tulisan anda ini bisa disalah artikan dan di generalisir
oleh oknum2 yang tidak bertanggung jawab. Tidak semua insan Sepakbola
nasional seperti itu kan?
Intinya kita harus terus belajar mengenai sistem pembinaan dan sistem
kompetisi yang benar...sistem yang mampu memberikan prestasi untuk Tim
Nasional.
[/rudy

-- 
Cavaliere
AC Milan atau tidak sama sekal!
FORZA INDONESIA >> Tak pernah berhenti berharap Indonesia bisa tampil di
Piala Dunia.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke