--- In [email protected], Stevie G <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > ----- Original Message ----- > From: Kresna Panggabean > > > Kalau gw seh wajar aja Horry dicurigai sebagai > eksekutor taktik negatifnya Pop (sorry dengan tanda > petiknya). Its Horry not Bowen or Parker or Manu or > Duncan. Gw seh gak liat partai itu tp yang kena akibat > langsung atas reaksi Horry adalah Nash. Gw gak clear > alasan Stoudamire dan Diaw cabut dr bench dan kemudian > diskors. IMHO jarang ada atlet pro yg sarat pengalaman > dan prestasi melakukan kekonyolan seperti Horry di > game ke 4 hanya terpancing emosi, walaupun ada juga di > cabang laen seperti Zizou yg terprovokasi. Eniwei > point taken smg bung Eko dan BOLA bs kasi pencerahan > buat bro Steve. > . > > G:: > okey, lu mungkin mo cari jalan tengah, tapi dari awal lu emang selalu berdiri di sisi yang berbeda ama gue... > > Take a look on this: > 1. KALAU ini benar-benar strategi, kenapa yang disuruh HORRY??? Perannya vital di game-game penentuan, kehilangan dia juga merupakan kerugian besar buat tim. > 2. KALAU ini strategi, reaksi Amare dan Boris terlalu jauh untuk dapat diprediksi, jadi tindakan mereka merupakan tanggung jawab masing-masing pribadi, bukan ekses dari preseden sebelumnya. Bayangkan kalau mereka hanya bereaksi di bangku cadangan, apa "pengorbanan" HORRY akan berhasil? > 3. KALAU ini strategi, kenapa NASH "hanya" disikut? Buat pengingat, "kecelakaan" (saya kasi tanda kutip, siapa tau ada yang nganggap itu "bukan" kecelakaan!) yang terjadi di game 1 JAUUU...UH lebih parah akibatnya dari sikutan HORRY tersebut.
Well, bisa dilihat juga bahwa jurnalis sport disini (indonesia) juga sering membaca pemberitaan asing. Dan opini publik di Amerika saat itu mulai condong untuk antipati ke Spurs. Kenapa ? apakah karena tindakan Horry ini semata ? Saya kira tidak. Sebelumnya Parker menyikut Nash sampai hidungnya mengucurkan darah. Lalu Bowen juga dikecam Amare karena menendang selangkangan yg menurut doi disengaja. Lalu media juga mulai mengait-ngaitkan komplain Kobe dan beberapa pemain akan sifat Bowen yg sering pasang kaki agar lawan cedera saat mendarat. Klop-lah sudah semua, dan insiden Horry ini menjadi Gong pelengkap kesimpulan media Amerika bahwa Spurs adalah Bad Boy & NBA tidak adil dalam menjatuhkan sangsi. Semua penggemar Suns cuman bisa bilang "If Only ..." tapi bukti di lapangan terlihat nyata di game ke-6 Spurs vs Suns yg membungkam semua kritik. Di game yg memainkan skuad Suns secara kumplit itu tetap saja tidak bs membendung Spurs. Parker's driving lay-up is unstopable, Duncan merajai paint area, Gino with 3pt shot dan Bowen yg sepanjang Quarter 1, 2 & 3 cuman defense & rebound bisa bikin 3 clutch shot di Quarter 4. So, No Horry No Cry ! halah ... btw, semalem liat Spurs vs Jazz ulangan, damn liatnya pas udah Quarter ke-4 Alkaizer
