On 5/31/07, Danny Santoso <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Gimana mau 4 besar ? > Pelatih aja belon ada nih.... ada kbr baru siapa pelatih yang diincar > setelah ditolak Aki Lippi ? > > Cheers > > Danny > Ganteng & Baek Hati > >
[rudy] Ada kabar seh Gianluca Vialli mau diajak gabung. Seru banget klo dia gabung, akan terjadi duel para pelatih2 muda Italia di papan atas Serie A musim depan. Klo Lippi yang gabung, enak di Juve ga enak buat yang laen...pasti pada sungkan ama Lippi. 1. Carlo Ancelotti (born June 10, 1959) ===> Pelatih legendaris Milan, 2x juara UCL sebagai pemain dan 2x pula juara UCL sebagai pelatih(semuanya bersama Milan). Sebagai pelatih Milan dia juga sudah meraih trophy lain seperti Piala Super Eropa, Scudetto, Piala Italia dan Piala Super Italia. Hanya kurang 1 trophy(kejuaraan dunia antar klub). Dengan 2 gelar UCL boleh dibilang Ancelotti sekarang sudah bisa disebut Maestro di persepakbolaan Italia, paling tidak dia sudah bisa disejajarkan dengan pelatih2 legendaris Italia sebelumnya. Secara taktik sebenarnya Don Carlo bukanlah seorang pelatih revolusioner, dia sangat menggemari pola 4-3-1-2 dengan 1 orang trequartista sebagai pengatur serangan dan 1 orang Deep Playmaker dalam diri Pirlo sebagai penghubung lini belakan dan lini tengah. Yang cukup khas dari Don Carlo, dia selalu memaksimalkan bek sayap untuk menyisir lapangan, boleh dibilang Milan di era Don Carlo tidak memiliki gelandang sayap murni. Namun, dalam kondisi "kekurangan" striker pola ini dia transformasikan menjadi 4-3-2-1 dengan satu striker tunggal. 2. Roberto Mancini (born November 27, 1964) ===> Pelatih muda yang sangat berbakat. Sejak pertama kali dia melatih, dia selalu memberikan gelar untuk setiap klub yang dia latih. Di awal karirnya di Fiorentina dia mempersembahkan Piala Italia, Lazio juga Piala Italia, di Inter dia menorehkan banyak rekor dan tentu saja gelar scudetto. Sepertinya hanya tinggal menunggu waktu buat seorang Roberto Mancini untuk mensejajarkan diri dengan Sacchi, Lippi, Trapattoni, Capello dan Ancelotti sebagai pelatih Italia yang sukses menjuarai Piala/Liga Champions. 3. Cesare Prandelli (born 19 August 1957) ===> Pelatih yang sangat konsisten dan seorang motivator sangat ulung serta merupakan sedikit pelatih Italia yang sukses mengorbitkan pemain2 muda. Musim ini La Viola kena penalty 15 poin, dengan pemain2 yang boleh dibilag sudah kalah sebelum bertanding...dia berhasil meyakinkan para pemainnya bahwa mereka mampu melewatinya. Bagaimana tidak kalah sebelum bertanding, media2 Italia menyebut penalty 15 poin bagi Fiorentina sama dengan "Menyuruh mereka (Fiorentina) untuk mendaki puncak Everest 2x, satu kali saja susah...apalagi 2x, pasti memikirkannya saja sudah menimbulkan keputusasaan". Tapi dengan ketekunan dan konsistensi terhadap hasil, dia berhasil mengantarkan Fiorentina meraih tiket Piala UEFA. Luar Biasa!! 4. Luciano Spalletti (born 7 March 1959) ===> Pelatih yang sangat menghibur musim ini, bukan hanya di Serie A...tapi juga di Liga Champions dan Piala Italia. Serie A perlu pelatih seperti ini untuk menambah warna. Bagaimana tidak menghibur, di Serie A dia pernah membawa Roma menang 7 - 0 lawan Catania, sampe2 manajemen Catania bener2 jengkel dan mencap dia sebagai orang yang arogan. Di Liga Champions setelah dia mengalahkan Lyon 0 - 2 di kandang lawan yang terkenal angker(kuburan bagi tim sekelas Madrid), eh timnya malah kalah 7 - 1 di OT...benar2 lelucon yang menghibur. Tidak sampe disitu saja hiburan dari Spaletti, di leg pertama final Copa Italia...Roma dibawanya menghajar peraih Scudetto Inter Milan 6 - 2. Kita tunggu hiburan dari Spaletti musim depan, baik di Serie A, Liga Champions maupun Copa Italia. 5. Delio Rossi (born January 26, 1960) ===> Belum bisa menganalisis nich orang satu ini. Tapi melihat apa yang diraih Lazio di klasemen sudah sedikit menunjukkan kualitasnya. Plus keberhasilannya melumat Roma 3 - 0 dalam partai derby musim ini adalah sebuah prestasi yang sangat baik. Sampe2 dia menyeburkan diri di kolam di tengah kota Roma pada malam harinya. 6. Gianluca Vialli (born July 9, 1964) ===>Belum terlihat kiprahnya di Serie A sebagai pelatih. Dia adalah pemain yang mengantarkan Il Samp meraih scudetto musim 1990-91 bersama Roberto Mancini. Saya pikir kualitasnya cukup bagus. [/rudy] -- Cavaliere AC Milan atau tidak sama sekal! FORZA INDONESIA >> Tak pernah berhenti berharap Indonesia bisa tampil di Piala Dunia. [Non-text portions of this message have been removed]
