iya, balapan yang amat sangat kurang seru. yang jadi permasalahan kenapa ban Michelin kurang bisa bersaing ama Bridgestone ya? padahal musim2 sebelomnya Michelin perkasa banget. apa mereka terlambat untuk ngembangin teknologi yang sesuai dengan motor anyar 800cc ya? atau emang udah karakteristik dasar ban dari sananya ya? kayaknya taun ini taunnya Rookie. gw ga heran kalo Stoner dan Hamilton sama2 jadi juara dunia. penampilan konsisten dan tenang bak veteran yang bisa diliat di kedua pembalap ini bisa jadi faktor utama dalam perebutan gelar juara. tentunya dengan performa tunggangan yang menunjang juga. ngomong2 rookie, kalo musim depan Lorenzo jd tandem The Flying Doctor, bakal seru tuh. sayang doi jatuh kmaren dan ga bisa ngelanjutin balap. kayaknya rem depannya ngunci tuh abis jatuh, soalnya gw liat ban nya ga gerak. tapi bang Lorenzo perlu untuk menguasai emosi dulu (doi frustasi pas ga bisa lanjut, padahal point masih aman). skill dan teknik tinggi yang ga ditunjang ketenangan bisa jadi bumerang. sedikit komentar buat Hayden, doi emang sial banget. titel juara bertahan bahkan ga ada bau-baunya sedikitpun. ga bikin pembalap lain gentar. mungkin faktor bodi motor yang dipangkas jadi lebih imut yang jadi pemicunya. postur doi lebih cocok jadi pemain bola atau basket. kayaknya 'No. motor 1' harus siap2 pindah majikan nih.
cleo giselle <[EMAIL PROTECTED]> wrote: To: [email protected] From: "cleo giselle" <[EMAIL PROTECTED]> Date: Mon, 25 Jun 2007 11:09:40 +0700 Subject: [BolaML] MotoGP Seri MotoGP di Inggris kemaren berlangsungnya ga terlalu seru seperti yang diharapkan penggemar balap saat race di catalunya sebelumnya. Sirkuit basah setelah diguyur hujan, padahal saat sesi kualifikasi, cuaca mendung tp lintasan ga basah. Sangat disayangkan memang, tapi yang namanya kondisi alam sih ga bisa diganggu gugat kan ya.. Rossi yang start di pole 2, seperti biasa selalu lambat untuk start awal, dia emang bukan seorang joki yg bagus buat start, hehehe.. sempat melorot keposisi 7 tapi perlahan naik hingga ke posisi 3 walaupun sempat keluar trek tp akhirnya bisa mengembalikan posisinya dari Vermuleen. Di lap-lap akhir, Vermuleen bisa merebut posisi 3 dari Rossi, kayaknya sih performa ban Michelin yg dipakai Rossi ga sebagus ban Bridgestone yg dipakai pembalap lainnya, seperti Stoner, Capirossi, dll. Selisih waktunya juga turun drastis, begitu juga dengan Collin Edwards, setelah dilewati oleh Stoner, selisih waktu keduanya pun semakin menjauh. Pedrosa juga mengalami hal yg serupa, sempat memimpin lomba akhirnya terpuruk hingga posisi 7. Nasib naas dialami Capirex dan 'sang juara dunia' Nikky Hayden, motornya keluar trek dan terjatuh. Capirex akhirnya berhenti dari lomba, sedangkan Hayden masih meneruskan lomba walaupun di overlapping oleh 10 pembalap terdepan. Kayaknya gelar juara dunia tahun lalu itu ga ada apa2nya, pantes aja berita di media2 ga terlalu banyak tentang keberhasilan The Kentucky Kid ini, kyknya dia ga pantas jadi juara dunia. Casey Stoner sangat pantas untuk jadi juara dunia baru lagi, konsisten ditiap race dan selalu dapat poin yg didukung oleh performa mesin Ducati dan ban Bridgestone. Tahun ini adalah tahun yang terbaik buat dia, salut deh buat Stoner. Dia lebih pantas jadi juara dunia, selisih poin dari Rossi pun mulai menjauh. Kalo nonton balapan dgn sirkuit yg basah serasa ga seru juga ya, ga ada aksi-aksi yg menegangkan yg bisa ditonton. Tunggu aja deh di seri berikutnya, mudah2an ga hujan lagi deh. *cleo giselle* :: it ain't funny living without sadness and happiness :: [Non-text portions of this message have been removed] Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed]
