The doctor is back !!

Kalimat tersebut bisa jadi menunjukkan kembalinya performa sang legenda
hidup Valentino Rossi di MotoGP setelah hasil yang kurang baik di seri yang
selalu diguyur hujan. Faktor ban Michelin yang setingkat dibawah Bridgestone
untuk urusan ban basah ternyata tidak berlaku di trek kering. Dari 6
pembalap yang ada di 6 besar, 4 diantaranya memakai ban Michelin.

Stoner yang start dipole 2 mampu menjaga kestabilan posisinya hingga akhir
lomba. Berbeda dgn Rossi dan Hayden, mereka start di grid tengah, Rossi ada
dipole 11 dan Hayden dipole 13. Saat start, Hayden dengan yakin melesat
kedepan dari sisi kiri lintasan, sdgkan Rossi berada ditengah kerumunan saat
menjelang tikungan pertama. Setelah itu lomba berlangsung seperti biasa,
Stoner mengambil alih posisi terdepan disusul Hopkins.

Rossi, Hayden, Pedrosa serasa menggila disirkuit Assen yg memiliki tampilan
yang baru. Hayden dan Pedrosa yg merupakan satu tim tidak menyia2kan
kesempatan untuk melejit kedepan, satu persatu pembalap mereka lewati hingga
akhirnya berada pada posisi 2 & 3. begitu juga dgn Rossi, dgn penampilan
kostum dan warna cat motor yg berbeda krn ulangtahun Fiat, the doctor
melewati satu persatu lawannya, termasuk melewati rekan setimnya Edwards,
kemudian Pedrosa dan Hayden, dan akhirnya berada tepat dibelakang Stoner.

Mungkin beberapa penonton melihat kecilnya kemungkinan untuk Rossi jadi
juara di Assen setelah dalam 5 lap awal selisih waktu dengan Stoner yang
tampil konsisten berselisih kira2 7 detik. Tapi Rossi yang tampil ngotot
membukukan beberapa fastest lap di Assen. Hingga 5 lap terakhir, tampak
beberapa kali Rossi berusaha keras melewati Stoner di beberapa tikungan.
Aksi2 yg menegangkan terjadi disini, tontonan MotoGP yang biasa disuguhkan
oleh Rossi kembali tampak. Akhirnya di 3 lap terakhir, Rossi mampu
menyeruduk Stoner di 2 tikungan terakhir sebelum finish line. Semua penonton
yang berada di tribun dekat tikungan tersebut memberikan applause pada Rossi
saat dia melewati Stoner. Disisa balapan, Rossi semakin menjauh dari Stoner,
selisih waktu setelah finish kira2 1.9 detik. Komentator Indonesia kemarin
bergurau, katanya ada yang bilang kalo Rossi balapannya lurus aja,
huahahaaa.. trus the doctor harusnya diganti dgn the Professor. Bisa2 aja
yaa..

Kondisi motor dan kondisi fisik Rossi memang sedang bagus2nya kemarin, dan
tetap menunggu aksi2nya diseri MotoGP berikutnya.

Bravo MotoGP !!

*cleo giselle*
:: it ain't funny living without sadness and happiness ::


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke