gak nyangka indonesia bisa bermain setaktis itu.
begitu akurat.

ketidak akuratan justru terjadi dibagian "pelanggaran". banyak pelanggaran yang 
"tidak akurat", artinya banyak pelanggaran yang mestinya tidak perlu terjadi. 
mereka masih "mermental Ligina", yang  "membolehkan" beraneka macam 
pelanggaran. 

Para pemain harusnya sudah menyadari bahawa mereka tampil di piala asia. logika 
yang diambil juga harus piala asia, bukan logika ligina. Hasilnya bisa kita 
lihat sendiri, petaka Indonesia justru karena pelanggaran yang tidak akurat 
oleh ismed sofyan.

Saya di sini bukan menghakimi ismed, tetapi memperingatkan kepada seluruh 
anggota timnas agar bermain akurat. Menyerang akurat. Operan bola akurat. 
Manajemen energi yang akurat. Bahkan melanggar pemain lawan harus tutap 
"akurat".

Jangan sampai takut melakukan takling seperti pemain Malaysia (vs UZB) kemarin. 
Saya harap vs Korsel besok pemain INA harus tetap akurat dalam menempel pemain 
lawan, merebut bola, bahkan mengasah "keakuratan" melenggar.

Bravo GARUDA. Kayaknya bukan mission imposible dech.

Salam dari MALANG, the city of Arema.
 
 
---------------------------------
No need to miss a message. Get email on-the-go 
with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke