Sebetulnya mudah saja.
  bebaskan dulu kemiskinan di antara pmain sepakbola kita.
  seperti Primavera dulu, lakukan lagi pembinaan sejak kecil.
  pilih saja patrot-patriot sepakbola masa depan.
  timnas yagn sekarang hanya sebagai pionor sajalah.
  degnan model bermain sep[erti lawan arab kemaren dan niat baik PSSI 
memnerantas korupsi, insya Allah, sepakbola kita akan terus meningkat kualitas 
bertandingnya.
   
  hidup Bepe.
  gidup Elie Eboy.
  Hidup Kurniawan!
gg
  www.keluargapengarang.wordpress.com
  www.rumahdunia.net
  
nurfahmi budi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          PERJUANGAN, determinasi luar biasa sampai semangat
pantang menyerah yang dikombinasikan dengan kualitas
permainan prima yang ditunjukkan timnas kita ternyata
belum bisa menghapus hegemoni tim Arab Saudi yang
notabene sarat dengan pengalaman dan teknik individu
yang secara tim sangat memadai.
Meski akhirnya timnas kita kalah menyesakkan via gol
di late break, tapi itu sudah cukup menggambarkan
sebenarnya kualitas kita sudah mulai beranjak naik.
Paling tidak kita masih bisa menegakkan kepala jika
melihat Malaysia yang selalu babak belur dalam dua
partai awal, kebobolan 10 gol!.
Permainan timnas kita memang sudah patut diacungi
jempol meskipun pengalaman benar-benar menjadi
pelajaran yang sangat berharga. Jika kita cermati
tentu pergerakan-pergerakan pemain kita benar-benar
membuat timnas Arab Saudi tidak mampu mengembangkan
permainan. Terobosan Budi Sudarsono, permainan indah
Eka ramdani dan Elie Eboy yang ditopang Syamsul
Chaeruddin benar-benar menyajikan tontonan menarik.
Terlepas dari permainan keras yang mereka peragakan
untuk mengurangi gap skil dan kerjasama tim Arab yang
memang yahud, animo penonton langsung terbakar dengan
kualitas yang ditunjukkan timnas.
Kuartet bek yang handal dengan duo menara kembar di
jantung pertahanan Maman dan Charis benar-benar
menjadi topangan kuat. Ditambah pergerakan Ricardo dan
Ridwan yang sesekali menyeruduk keluar, meski dalam
pertandingan melawan Arab Saudi intensitas permainan
menyerang Ridwan benar-benar berkurang akibat
konsentrasi yang harus menjaga pergerakan striker
lawan.
Di luar itu semua, kita benar-benar harus mengangkat
topi dan memberikan salut kepada timnas kita.
Bagaimanapun mereka sudah berjuang dengan semangat
pantang menyerah dan tidak minder meski yang dihadapi
adalah tiga kali juara piala Asia dan finalis putaran
final Piala Dunia di tiga kali penyelenggaran piala
dunia terakhir.
Sekedar joke saja, sepertinya kok kekalahan kita
karena kehadiran presiden ya?coba kalo presiden gak
hadir, mungkin kita bisa seri bahkan bisa jadi menang,
hehehehehe......(itu sih kata teman-teman satu
kantorku, bukan politik lho..karena mencermati jika
SBY hadir di sebuah tempat pasti ada saja kejadian
negatif......maaf ya, ini hanya bercanda kok..)

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 


         

       
---------------------------------
Building a website is a piece of cake. 
Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke