stasiun tv di Indonesia hidup dari iklan, beda dengan tv di luar, mereka 
mendapatkan pemasukan dari biaya sewa pelanggan
   
  menurut gw sih, siaran bola di stasiun tv kita masih tetep bisa survive 
(bahkan untung) adalah karena pemasang iklan! liat aja dengan banyaknya running 
text, stiker, dll yang nempel di layar tv saat pertandingan berjalan, spot 
iklan saat pertandingan akan dimulai, jeda dan diakhir pertandingan. semuanya 
itu bisa menutup biaya pembelian hak siarnya. kalo ternyata nggak bisa, pasti 
bagian marketing tv akan mengakali gimana caranya biaya itu bisa tertutupi. 
karena bisnis tv adalah murni bisnis cari keuntungan. kalo tidak, gimana mereka 
bisa hidup?
   
  makanya jangan mengeluh karena banyaknya iklan, disaat nonton suatu acara di 
tv, harusnya kita bersyukur, karena merekalah (pengiklan) kita bs menikmati tv 
dengan gratis!!! so far..
   
   
  buruh iklan,
  larasati

Don Rudy <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          On 7/23/07, Hendra Kurniawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Yang bener?
> Kalo iya engga menghasilkan apa-apa kenapa pada berebut mau nyiarain?
> Cuman buat image? Pengelola stasiun tv komersial memang butuh image tapi
> tidak untuk yang sampai miliaran rupiah.
> Setau gw, waktu piala dunia kemarin rcti untung gede. Coba cek lagi.
>
> Salam,
> hendra krn
>
>

[rudy]
Kalau Piala Dunia memang gila tuh...semua acara lewat!!
Tapi yang nayangin Piala Dunia kemarin di TV lokal SCTV bro, bukan RCTI.
[/rudy]

[Non-text portions of this message have been removed]



         

       
---------------------------------
Need a vacation? Get great deals to amazing places on Yahoo! Travel. 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke