Rabu, 25 Juli 2007, * * SAN FRANCISCO - Belum genap sebulan David Beckham menginjakkan kakinya di Amerika Serikat, dia sudah dihadapkan pada sederet persoalan. Masalah yang dihadapi Beckham kali ini, tak ada sangkut pautnya dengan klub barunya, Los Angeles Galaxy. Tapi, Beckham bermasalah gara-gara sepatu Adidas Predator yang selama ini dia kenakan setiap tampil di lapangan hijau, termasuk ketika membuat debut bersama Galaxy Minggu lalu.
Sepatu itu bermasalah dan kini tengah dipersoalkan Pengadilan Tinggi California lantaran bahan baku sepatu tersebut dari kulit Kanguru. Pengadilan juga telah mengeluarkan larangan terhadap penjualan beberapa produk Adidas, dimana Beckham menjadi bintang iklannya. Larangan penjualan produk dengan bahan baku kulit kanguru itu sedianya sudah disetujui oleh Senat Negara Bagian California sejak awal tahun ini. Namun, menurut rencana undang-undang itu baru akan sampai di meja Gubernur California Arnold Schwarzenegger awal September nanti. "Kami menuntut karena terkejut melihat pembunuhan yang menimpa Kanguru,"jelas Lauren Ornelas dari Suara Peduli Hewan Internasional (Viva International Voice for Animals) seperti dilansir AP. "Kami menuntut karena Adidas sepertinya tidak mau tahu dengan hukum di California."lanjutnya. Salah seorang pengacara California, Jerry Brown juga mendukung tindakan yang diambil oleh Viva itu. "Kita memiliki kekuasaan untuk menyelamatkan spesies yang terhitung langka. Apalagi, binatang ini dibawa jauh-jauh dari Australia. Bila Anda membuat barang dari kulit dan menjualnya, maka Anda sama saja membunuh binatang itu,"sambung Brown. Adidas selama ini dikenal sering menggunakan bahan baku kulit kanguru untuk membuat produk sepatu unggulan mereka. Salah satunya adalah Predator. Menurut pengakuan banyak pesepak bola, sepatu jenis itu lebih ringan dan nyaman dipakai. Namun, Becks-sapaan Beckham mengaku kalau dia sudah lama meninggalkan pemakaian kulit kanguru. Selama ini dia lebih suka memakai bahan kulit sintetis. "David mengenakan Predator dengan bahan kulit sintetis. Jadi, larangan itu tak ada kaitannya dengan kami," ujar Simon Oliveira, juru bicara Beckham, lewat email yang dikirim kepada Associated Press kemarin. Cekal terhadapi penjualan produk kulit Kanguru sudah diterapkan pemerintah Amerika sejak 1971 lalu. Tak hanya Kanguru, aturan itu juga berlaku untuk hewan yang terancam punah seperti Gajah dan Anjing laut. (roq) sumber:indopos [Non-text portions of this message have been removed]
