[Detik] Simbol mengidentikan sesuatu, seperti Kaka dengan AC Milan. Dengan contoh itulah playmaker asal Brasil itu meyakinkan Milanisti bahwa ia tidak akan meninggalkan Rossoneri.
Sempat gencar dibicarakan kemungkinan Kaka meninggalkan Milan dan berlabuh di Santiago Bernabeu, kandang Real Madrid, di musim ini. Muaranya adalah media Spanyol yang mengklaim mendapat pernyataan dari Kaka bahwa ia bersedia bergabung El Real. Tak pelak rumor tersebut membuat kubu Milan dan fans mereka geger. Dan untuk kesekian kalinya, Kaka kembali unjuk bicara untuk membantah kabar burung tersebut sekaligus memperkuat pernyataan presiden klub Silvio Berlusconi. "Para pendukung harus tetap tenang, apa yang Berlusconi (bahwa Kaka tidak akan dijual, red) katakan kemarin itu benar adanya," tegas Kaka. "Saya memiliki kontrak bersama Milan hingga 2011, pintu menuju Real Madrid tertutup dan hanya Milan yang bisa membukanya jika mereka memutuskan untuk menjual saya," lanjutnya seperti dilansir Yahoosports, Rabu (25/7/2007). Tak puas dengan jawaban tersebut? Kaka memiliki cara sendiri untuk membuat fans Milan tak lagi mempertanyakan loyalitasnya bersama tim yang sudah membesarkan namanya itu. "Saya melihat diri saya sudah menjadi simbol dari Milan," klaim Kaka. Tak berlebihan memang. Soalnya Kaka memiliki peran penting dalam laju sukses Milan dalam beberapa musim terakhir, termasuk saat menyegel gelar Liga Champions musim lalu. Dan karena faktor itulah pihak Milan tidak sekalipun mau memasang bandrol harga untuk pemain berusia 25 tahun ini. Dalam performa terbaiknya, Kaka merupakan 'nyawa' Milan. [Non-text portions of this message have been removed]
