On 8/1/07, Kresna Panggabean <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
> Berarti orang-orang yang beli hak tayang EPL bener-bener tajir banget, gak
> ada pemain terbaik dunia tapi bela-belain buat nyiarin sampe televisi lokal
> gak ada yang dapet hak siarnya.
> Apakah serie A murahan banget yah? Indosiar aja dulu gak mentingin serie A
> ketimbang sinetron kadang-kadang sinetron duluan baru tayangan tunda serie
> A.
>
>
>
>
>











[rudy]
Tahun 2002 kejadian ini pernah terjadi ama Serie A, ketika itu RCTI bilang
hak siar Serie A terlalu mahal dan tidak sesuai dengan prestasi mereka.
Kebetulan di musim itu klub2 Serie A lagi jatuh bangun di Eropa, walaupun
bisa dimaklumi karena ketika itu yang scudetto adalah Lazio kemudian AS Roma
yang memang belum terlalu matang di Eropa. Jadi, ketika itu sering ada
headline "Juara Serie A kandas di Eropa" :)
Trus prestasi Tim Nasional Italia ketika itu juga buruk di Piala Dunia 2006,
ga bisa dijadikan "rule model".
Ingat bung TV bukan hanya menyajikan "TONTONAN" tapi juga "TUNTUNAN". Klo
yang disiarin bukan para juara, apalagi para pecundang, apa yang bisa kita
contoh untuk Sepakbola kita? halah....
Ciao.
[/rudy]

-- 
Cavaliere
AC Milan atau tidak sama sekal!
FORZA INDONESIA >> Tak pernah berhenti berharap Indonesia bisa tampil di
Piala Dunia.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke