hmmmm... gak usah aneh lah
itu bukti kalo stasiun tv merekrut host/presenter bola
tanpa menyeleksi lebih dulu apakah yang bersangkutan
ngerti (punya pengetahuan yg mumpuni) tentang dunia
persepakbolaan atau nggak
mungkin mereka memakai dia hanya karena faktor
tampang, harga atau malah nepotisme? meneketehe...

coba tebak, mana yang lebih bodoh: stasiun tv apa
presenternya?
heheheheheeee...


--- Don Rudy <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> On 8/22/07, Jayenk <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> >   Salah seorang presenter TV yg sering menyiarkan
> live Liga Djarum
> > Indonesia,
> > selalu menyebut istilah 'Super Big Match' utk tiap
> pertandingan yg ia
> > pandu,
> > tak perduli team kelas apa yg maen. Kata2 itu
> selalu diulang2 dan dg
> > intonasi yg meluap2..
> > Apa ya maksudnya, latah kale ya??? Setahu gw Big
> Match itu terjadi antara
> > Big Team,
> > klo ukuran indonesia ya.. PSIS, PSM, Arema,
> Persib, Persija, PSMS, ...,
> > setidaknya mereka yg punya latar historical yg
> cukup konsisten sbg team
> > besar,
> > bukan kelas team medioker ke bawah.
> >
> > salam,
> > (jayenk)
> >
> >
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> [rudy]
> Iya bung, saya juga merasa aneh...walaupun kita
> sudah tahu mana yang bener2
> Big Match dan mana yang enggak. Hal ini mirip sekali
> dengan menyebut
> Pertandingan Klasik untuk beberapa tim, ada yang
> permusuhannya baru
> berjalan  beberapa musim sudah disebut pertandingan
> Classic...capek deh
> Ciao
> [/rudy]
> 
> -- 
> Cavaliere
> AC Milan atau tidak sama sekal!
> FORZA INDONESIA >> Tak pernah berhenti berharap
> Indonesia bisa tampil di
> Piala Dunia.
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 


       
____________________________________________________________________________________
Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo! 
FareChase.
http://farechase.yahoo.com/

Kirim email ke