Selamat datang di liga paling glamour sedunia. Tak percaya? Mari kita
buat perbandingan sederhana. Atletico Madrid, klub yang musim lalu
hanya duduk di peringkat tujuh berani mengeluarkan lebih dari 70 juta
euro dalam bursa transfer musim ini. Bandingkan dengan pengeluaran
klub dari Inggris dan Italia yang juga berada di peringkat tujuh –
Bolton dan Empoli - yang hanya menghabiskan tak lebih dari 5 juta
euro.  Bagaimana dengan Real Madrid dan Barcelona ? Dengan menghitung
pembelian Robben dan Heinze, total belanja Madrid saat ini sudah
mencapai 120 juta euro. Fantastis! Sementara Barcelona 'hanya' 68 juta
euro untuk mendatangkan keempat pemain barunya. Perbandingan sederhana
ini setidaknya membuktikan betapa royalnya klub-klub Spanyol dalam
melakukan pembelian pemain.

Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana dengan kualitas para pemain
baru tersebut? Tentu saja ada jaminan mutu di sana. Tengok nama-nama
pemain yang akan memulai 'karirnya' di La Liga musim ini. Barcelona
memiliki Titi Henry dan Abidal. Seteru abadinya – Real Madrid-merekrut
 Robben, Heinze, Sneijder dan Metzelder. Kemudian ada Simoa Sabrosa
dan Abbiati di Atletico Madrid. Mereka semua akan melengkapi kiprah
para superstar La Liga seperti Ronaldinho, Messi, Nisstelroy, Forlan
dan Raul.

Jadi buat apa menangisi hilangnya liga Inggris di TV Anda! Siapkan
kopi untuk begadang dan nikmati pesona permainan sepakbola nan di La
Liga.

Untuk yang baru akan menggemari Liga Spanyol, silakan baca ulasan
berikut sebelum  menetapkan jagoan Anda

Real Madrid
Di bawah asuhan Capello, akhirnya Madrid merebut titel juara setelah
sempat kering gelar selama 3 musim. Namun titel juara saja tak cukup
bagi Calderon, sang presiden. Kultur Madrid adalah menang dan bermain
indah. Aspek terakhir inilah yang tak ditampilkan tim Madrid ala
Capello. Capello dipecat, Schuster datang. Ironi pun dimulai. Schuster
yang digadang-gadang akan mampu membawa Madrid bermain indah justru
tak dibekali dengan pembelian pemain yang mendukung rencana awal
Calderon. Lihat pemain-pemain yang ditarik Madrid sampai minggu lalu.
Tiga pemain pertama adalah pemain bertahan. Metzelder, Pepe dan kiper
Liverpool. Kemudian menyusul Saviola, Sneijder dan Drenthe yang
memiliki naluri menyerang cukup baik namun masih digelayuti pertanyaan
besar. Mampukah mereka membawa permainan Madrid menjadi enak ditonton?

Dibandingkan dengan Fiorentino Perez, Calderon terlalu banyak
melakukan kalkulasi uang dalam aktivitas transfer. Di era Perez,
pemain-pemain utama yang menjadi buruan mampu dibawanya menandatangani
kontrak dalam bulan Juni-Juli. Sementara Calderon baru mampu menarik
Robben dan Heinze dua hari menjelang liga dimulai. Jelas hal ini
merugikan tim pelatih mengingat makin sempitnya waktu untuk melakukan
persiapan pra-musim. Tak heran, hasil buruk yang diperoleh. Lima
kekalahan dari delapan partai ujicoba dan dua kekalahan dari dua
partai resmi.  Dua hari menjelang kompetisi dimulai, Madrid nyatanya
belum siap. Direksi dan tim teknik dilanda kekalutan hingga rapat
darurat harus digelar. Keputusan keluar, beberapa pemain seperti
Heinze, Robben, Milito dan Daniel Alvez akan segera didatangkan untuk
menambal sektor permainan yang dianggap Schuster masih lemah. Kabar
terkini  Heinze dan Robben telah resmi bergabung.  Para pendukung
Madrid boleh lega namun kerja keras harus mereka lakukan untuk segera
beradaptasi dengan para pemain lain.

Prediksi :
Madrid akan tertatih-tatih dalam pertandingan awal La Liga. Apalagi
lawan pertama yang mereka hadapi, Atletico Madrid, tampak jauh lebih
solid dan siap mengarungi kerasnya liga. Adaptasi pemain terhadap gaya
permainan yang diinginkan Schuster serta figure Schuster dalam
mengelola suasana kamar ganti akan menjadi kunci keberhasilan tim.
Dari sisi skuad, Madrid tak bisa dibilang kalah dibandingkan
Barcelona. Jadi pertarungan ketat seperti musim lalu dipastikan akan
kembali terulang musim ini.

Posisi (prediksi) : 1


Barcelona
Inilah tim yang memiliki skuad paling komplit, tak hanya di Spanyol
namun juga di Eropa. Kegagalan musim lalu tanpa raihan satupun gelar
juara memaksa direksi Barcelona cepat berbenah. Alih-alih memecat
Rijkaard sebagai pelatih, mereka justru memberinya pemain-pemain
berkelas seperti Eric Abidal, Gabriel Milito, Yaya Toured an Thierry
Henry. Lebih hebat lagi, Barcelona tak tergoda tawaran 90 juta euro
untuk menjual Ronaldinho ke Milan. Laporta sang presiden nyata-nyata
tak ingin membiarkan tim yang dipimpinnya berada dalam gejolak yang
bisa menghancurkan harapan para pendukung. Ia lebih senang membuat
Rijkaard sakit kepala untuk menentukan apakah Henry atau Eto'o,
Iniesta atau Deco, Toure atau Edmilson,  yang harus diturunkan.

Prediksi
Dengan skuad yang kaya dan persiapan matang, Barcelona akan melangkah
mulus. Semua lawan rasanya akan kebingungan menebak strategi Rijkaard
mengingat beragam komposisi pemain yang dapat ia turunkan. Bahkan
andai bisa ditebak, dasyatnya gelombang permainan menyerang yang
diperagakan Barcelona masih terlalu sulit untuk diimbangi.

Tantangan terbesar yang dihadapi adalah bagaimana menundukkan ego para
pemain dan menjaga harmonisasi di antara mereka. Seiring berjalannya
kompetisi, tensi kompetisi di antara para pemain pun ikut menjulang.
Maka akan menarik kita tunggu bagaimana Rijkaard mengatasi
permasalahan tersebut.

Posisi (prediksi) : 2

Sevilla
DIbandingkan klub Spanyol lainnya, Sevilla terhitung adem ayem dalam
pembelian pemain. Total belanja pemain mereka hanya 16 juta euro untuk
mendatangkan Mosquera, Keita dan Tom De Mul yang bisa jadi tak dikenal
di halaman media. Ribut-ribut justru ditimbulkan oleh klub lain yang
bernafsu merekrut Daniel Alvez dan hingga kini belum juga dilepas oleh
Sevilla. Tawaran bertubi-tubi dari Chelsea atau Real Madrid yang
mencapai 42 juta euro  belum mampu menggoyahkan pihak klub untuk
melepas sang bintang yang dulu dibeli dengan bandrol sebesar 1 juta
euro.

Prediksi
Raihan Piala Super Spanyol menjadikan Sevilla sebagai klub terbaik
musim lalu. Ini memberikan gambaran betapa siapnya Sevilla untuk
kembali menantang Madrid dan Barcelona dalam pacuan menuju gelar La
Liga musim ini. Tentu tantangan akan semakin besar mengingat mereka
juga akan berlaga di Liga Champion. Sejarah membuktikan, klub-klub
Spanyol yang selama ini menjadi kuda hitam seperti Villareal, La
Coruna dan Real Betis selalu kedodoran ketika harus mengarungi dua
kompetisi besar sekaligus.

Posisi (prediksi) : 5

Valencia
Di luar duo raksasa – Real Madrid dan Barcelona – maka Valencia bisa
disebut sebagai salah satu klub terbaik di Spanyol. Klub ini pernah
memiliki pemain-pemain besar seperti Mario Kempes, Ricardo Arias,
Leonardo Araujo, Predrag Mijatovic, Zubizarreta, Romario, Claudio
Lopez, Ariel Ortega, Ayala dan Pablo Aimar. Deretan pemain-pemain
tersebut seperti memberi gambaran bahwa Valencia tak ubahnya seperti
rumah yang nyaman bagi pemain-pemain asal Argentina.

Dari 25 pemain utama yang mereka miliki saat ini, 19 diantaranya
adalah berkebangsaan Spanyol. Maka tak heran, klub ini dapat dikatakan
sebagai miniatur timnas Spanyol

Pemain termahal yang mereka datangkan musim ini adalah Nikola Zigic
dari Racing Santander dengan bandrol 20 juta euro. Dengan lini depan
yang biasanya ditempati David Villa dan Morientes, kehadiran Zigic
sudah tentu akan memberikan alternatif bagi pelatih Sanchez Flores
dalam menyusun strategi.

Prediksi
Setelah menjadi juara musim 2003/04, Valencia tak pernah lagi mengecap
manisnya titel juara di semua ajang yang mereka ikuti. Musim lalu
mereka duduk di peringkat empat di bawah Sevilla. Catatan yang buruk
jika bermain tandang (19 main, 9 kalah) tampaknya menjadi persoalan
berat yang harus dipecahkan sang pelatih.

Kehadiran Timo Hildebrand dan Helguera diharapkan akan memperkuat lini
belakang Valencia yang tampak keropos dengan semakin menuanya jenderal
mereka selama ini – Canizares dan Ayala.

Jika dilihat dari potensi yang dimiliki, Valencia tampaknya belum akan
mampu menerobos dominasi Barcelona dan Real Madrid. Peluang mereka
terbesar adalah di posisi ketiga ataupun di ajang Piala Liga.

Posisi (prediksi) : 4

Atletico Madrid
Gebrakan berani yang dilakukan presiden klub Enrique Cerezo dengan
menjual ikon klub – Fernando Torres – awalnya mendapat banyak kecaman
dari para supporter. Mereka terluka. Namun tak butuh waktu lama,
Cerezo segera mengobati luka tersebut dengan mendatangkan Forlan,
Reyes, Simao Sabrosa, Luis Garcia dan Raul Garcia. Diramu strategi
hasil racikan pelatih Javier Aguirre,  Atletico Madrid menjelma
menjadi tim yang menampilkan permainan atraktif penuh pesona.
Setidaknya ini tergambarkan dalam partai ujicoba pra-musim. Optimisme
pendukung kembali terangkat dan berharap Atletico tak sekedar menjadi
bayangan rival sekota mereka, Real Madrid.

Prediksi
Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, raihan terbaik yang diperoleh
Atletico di liga adalah peringkat 7. Hal ini tentu menyedihkan bagi
para penggemar mereka yang notabene adalah kelas bawah di kota Madrid.
Bisa dibayangkan perasaan mereka jika membandingkan diri dengan Real
Madrid. Kalah dari sisi prestasi klub, kalah juga dari sisi strata
ekonomi.

Jadi tak salah jika musim ini, klub berani mengeluarkan dana hingga 70
juta euro agar mampu mendapatkan prestasi lebih baik. Posisi 4 besar
adalah target realistis selain keikutsertaan mereka di Piala UEFA.

Posisi (prediksi) : 3


HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke