-------------------------------------------------------------------------
"Evertonians are Born, Not Manufactured
We do not Choose, We are Chosen
Those who Understand, Need No Explanation
Those That Don't Understand, Don't Matter"
"Lampu Hijau" buat Tim A1 Indonesia
[JAKARTA] Setelah lama dalam ketidakpastian, akhirnya pada Rabu (22/9), Tim A1
Indonesia mendapat "lampu hijau" untuk dapat tampil di ajang A1 Grand Prix
(GP). Manajemen Tim A1 Indonesia yang dipimpin direktur eksekutif, Bagoes
Hermanto ditemui Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Mennegpora) Adhyaksa Dault
yang juga merupakan pembina Indonesia World Motorsport (IWM). IWM merupakan
satuan tugas (Satgas) dari Ikatan Motor Indonesia (IMI), meminta semua pembalap
yang hendak membawa nama Indonesia di ajang internasional mesti mendapat ijin
dari mereka. Ijin yang diberikan Mennegpora terjadi hanya empat hari menjelang
pembalap Indonesia, Satrio Hermanto mengikuti uji coba resmi A1GP di Sirkuit
Silverstone, Inggris, Minggu (26/8).
Menurut Bagoes, Mennegpora senang dengan semakin banyaknya pembalap Merah Putih
tampil di ajang internasional yang membuat nama Indonesia semakin dikenal
banyak orang. Adhyaksa juga meminta supaya Satrio dapat berprestasi dan tidak
membuat malu negara, dengan meraih posisi minimal 10 besar. Bagoes juga
menambahkan, pihaknya akan kembali bertemu dengan Adhyaksa untuk membahas
kemungkinan Sirkuit Sentul dapat tetap masuk dalam kalender A1GP 2007-2008.
"Peluang Indonesia masuk masih terbuka, karena tengat waktunya hingga
September," jelas Bagoes kepada SP, Jumat (24/8).
Ijin Mennegpora membuat Satrio lega. Satu-satunya pembalap Tim A1 Indonesia itu
kini bisa mengikuti tes A1GP tanpa kendala. Pada Kamis (23/8) malam kemarin,
Satrio sudah terbang ke Inggris. Tim A1 Indonesia memang belum mendapatkan
sponsor utama. Dukungan yang ada baru dari Pemda DKI yang memasang stiker
bertuliskan "Enjoy Jakarta" di kendaraannya.
Bagoes menilai dukungan sponsor akan datang seiring dengan prestasi yang
dihasilkan pembalapnya. "Untuk urusan sponsor kami terima berapa saja jumlah
yang mau diberi- kan oleh swasta maupun BUMN. Saya juga mau klarifikasi adanya
pernyataan pihak A1 meminta dana sebesar US$ 6 juta kepada Indonesia. Tak benar
itu, malah pihak A1 yang mau memberi dana untuk penyelenggaraan di Tanah Air.
Banyak fans A1 dari seluruh dunia mempertanyakan mengapa balapan di Sentul tak
masuk kalender musim ini," jelasnya. [L-9]
====================================================
Your Mail Has Been Scanned By Interscan
====================================================
[Non-text portions of this message have been removed]