Kalo lagi gini, review pertandingan Chelsea dari penggemarnya hilang sejenak.
   
  Gak nonton pertandingannya, tapi Chelsea kayaknya ditimpa sial.  Lampard gak 
maen, Drogba cedera (bener ga?).   
  

Benny Kulim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Senin, 03/09/2007 09:52 WIB

Mourinho vs Abramovich Jilid II

Kris Fathoni W - detikSport

London - Ketegangan antara pemilik Chelsea, Roman Abramovich dan manajer
Jose Mourinho tampaknya kembali muncul. Diawali dengan isu transfer
Ronaldinho ke Stamford Bridge dan ditambah dengan kejadian di Villa Park
kian menguatkan dugaan.

Hubungan antara Abramovich dan Mourinho sebelumnya juga pernah mendapati
aral, kendati kedua sosok sentral The Blues itu akhirnya bisa mengubur
perselisihan. Namun hubungan negatif itu konon mulai muncul lagi setelah
Abramovich tidak puas melihat sepak terjang Chelsea di awal musim ini.

"Ada yang memanas lagi di antara Roman dan Jose. Roman muak melihat
permainan timnya. Dia mendatangi ruang ganti usai laga melawan Portsmouth
(pekan lalu) dan dia terlihat marah. Dia dijanjikan gaya berbeda musim ini,
tapi kenyataannya tetap sama," sebut News of The World.

Ketidakpuasan itu membuat pengusaha Rusia tersebut berniat mendatangkan
Ronaldinho, yang dinilainya akan mengubah permainan John Terry cs jadi lebih
indah dan tidak lagi pragmatis. Akan tetapi, keinginan itu justru ditentang
Mourinho yang merasa gaya pemain Barcelona itu tidak akan sesuai dengan
skema permainannya.

Yang semakin bikin manajer asal Potugal itu dongkol, si bos terlihat tak
keberatan merogoh kocek dalam-dalam demi Ronaldinho. Mourinho yang sudah
berupaya sekuat tenaga berhemat dalam aktivitas bursa transfer malah
mendapati kalau Abramovich siap membayar dua kali lipat untuk seorang
Ronaldinho.

Sinyal ketidakcocokan semakin menguat ketika Chelsea ditundukkan tuan rumah
Aston Villa, Minggu (3/9/2007). Saat itu Abramovich meninggalkan tempat
duduknya bahkan sebelum pertandingan berakhir, hanya sesaat setelah Gabriel
Agbonlahor ke gawang Petr Cech di menit 88, gol yang menjadi penutup skor
akhir 2-0 buat Villa.

Klaim ofisial Chelsea yang lantas menyatakan bahwa Abramovich bukannya
meninggalkan stadion tapi ke ruang ganti demi menghibur pemain, tidak
menyurutkan spekulasi memburuknya hubungan antara sang pemilik klub dan
manajernya itu. Apalagi Mourinho kemudian malah mengeluarkan pernyataan yang
mengindikasikan kalau Abramovich memang langsung meninggalkan stadion.

"Sang pemilik meninggalkan stadion kapan saja dia ingin pergi. Saya melihat
pertandingan Inggris versus Jerman dan saya pergi lebih cepat karena takut
macet," ceplos Mourinho seperti dilansir Daily Mail, Senin (3/9/2007).

Jadi?

[Non-text portions of this message have been removed]



                         

       
---------------------------------
Pinpoint customers who are looking for what you sell. 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke