On 9/4/07, Yan Walando <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   yW~> Kalo alasannya kelelahan sih rasanya kok kurang sreg :p Kelihatan
> Ancelotti masih terlalu mengandalkan pemain yg itu2 aja. Dari skuad
> lawan Sevilla, cuma Gilardino yg masuk gantiin Inzaghi. Padahal buat
> main di 4 kejuaraan, Milan butuh skuad yg sama bagusnya antara inti
> dan cadangan. Kalo masi kayak gini sih jangan mimpi dapat lebih dari
> 2. Ancelotti sampai sekarang belum percaya pemain2 diluar 4 bek dan 4
> gelandangnya. Kalo gw Ancelotti, kemaren lawan Fiorentina gw bakal
> ganti 3 starter pas lawan Sevilla. Inzaghi dengan Gila, Ambrosini
> dirotasi dengan Brocchi atau Seedorf dengan Gourcuff , lalu
> Jankulovski dengan Favalli. Katanya kesempatan lebih buat Gourcuff.
> Mana? :p
>
> --
> [Yan Walando]
>
















[rudy]
Sebelum melawan Fiorentina terlihat Ancelotti memang segan terhadap mereka,
dia bilang "banyak orang tidak menganggap partai AC Milan vs Fiorentina ini
sbg head-to-head perebutan scudetto, karena orang2 lebih cenderung
menganggap Fio masih belum bisa disejajarkan dengan Inter, Juve, dan
Roma...tapi saya pikir partai ini bisa dikatakan mendekati". Kalau gw mah
percaya deh dengan pengamatan Don Carlo, Fiorentina musim ini sangat patut
diperhitungkan.
Kenapa Milan menurunkan tim yang sama dengan lketika lawan Sevilla?
Menurut saya sebelum lawan Sevilla, Don Carlo hanya fokus pada 1 tujuan
yaitu meraih gelar Piala Super Eropa yang ke-5...jadi sebelum selesai target
itu dia tidak mungkin mempersiapkan tim untuk melawan Fiorentina, nah
setelah menang di Piala Seper Eropa dia mungkin berpikir tidak cukup waktu
untuk mempersiapkan tim dengan formasi berbeda ketika melawan Fiorentina
karena terlalu beresiko Milan akan kehilangan koordinasi permainan antar
lini, dan itu disadarinya akan sangat berbahaya ketika melawan Fio. Akhirnya
dia putuskan untuk memasang tim dan formasi yang sama  dengan yang dia
turunkan ketika melawan Sevilla, paling tidak tim ini sudah memiliki
koordinasi antar lini yang baik. Ancelotti memang sepertinya tidak lebih
mempertimbangkan kondisi fisik, koordinasi antar lini yang baik lebih dia
kedepankan ketika melawan Fiorentina.
Ciao
[/rudy]

-- 
Cavaliere
AC Milan atau tidak sama sekal!
FORZA INDONESIA >> Tak pernah berhenti berharap Indonesia bisa tampil di
Piala Dunia.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke