----- Original Message ----- From: Firdauf Achmad Dhewata To: [email protected] Sent: Thursday, September 13, 2007 1:34 PM Subject: [BolaML] Re: Statistik Pra Piala Eropa 2008
gile, rata2 7 shots per match, agresif untuk ukuran winger. Nah kalo di timnas ada alesan si Nuno Gomes yg sering buang peluang sehingga bikin gatal doi, apa di MU juga ? rasanya sih memang bawaan orok. ****** Kayaknya emang bener bawaan orok Bro..hehehehe.. Sejak pertama kali masuk MU, hanya di musim pertamanya aja Ronaldo melakukan shot dibawah angka 100. Selebihnya selalu diatas angka 100. Kalo menurut gw ini terkait erat dengan tipikal permainan Ronaldo sendiri. Ronaldo bukanlah tipe sayap murni khas Inggris yang selalu menyisir sisi lapangan untuk kemudian melakukan crossing di ujung lapangan lawan. Dengan kedua kaki yang hidup ditambah dengan kemampuan dribling dan kecepatan, Ronaldo lebih sering menusuk ke dalam kotak penalti lawan (gerakan menyilang) dan melakukan shot daripada melakukan crossing seperti misalnya yg David Beckham lakukan. 2003-04 (29 main 14 as a sub, 59 shots, 4 gol) 2004-05 (33 main 8 as subs, 117 shots, 59 on goal, 5 gol) 2005-06 (33 main 9 as subs, 113 shots, 47 on goal, 9 gol) 2006-07 (34 main 3 as subs, 200 shots, 90 on goal, 17 gol) catatan : data diatas hanya untuk EPL. komet Healy ini buangan MU loh, musim lalu dibeli cuman 1.5 jt pound dari Leeds. Musim ini bikin 2 gol dari 5 match, blum keliatan apakah benar subur atau gak sih. Salah satu gol-nya ya yg banyak orang tau, yaitu ke gawang Arsenal hasil "assist" Lehmann :) **** Dibilang dibuang juga ngga sih Bro...mungkin lebih tepatnya Healy masuk ke MU pada waktu yg salah. Saat Healy masuk ke MU (musim 1999-00) di MU ada duet Andrew Cole dan Dwight Yorke yang sangat kompak luar dalam. Duet ini juga di-backup oleh dua supersubs Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer. Coba kita lihat catatan gol kuartet diatas saat David Healy ada di MU. 1999-00 : - Cole; 45 main 22 gol (EPL : 28 main (5 subs) 19 gol; UCL : 13 main 3 gol; Other : 4 main - Yorke; 47 main 24 gol (EPL : 32 main (3 subs) 20 gol; UCL : 11 (2 subs) 2 gol; Other : 4 main (1 subs) 2 gol - Sheringham; 41 main 6 gol (EPL : 27 main (12 subs) 5 gol; UCL : 9 main (6 subs) 1 gol; Other : 5 main (4 subs) - Solskjaer; 46 main 15 gol (EPL : 28 main (12 subs) 12 gol; League Cup : 1 main; UCL : 11 main (7 subs) 3 gol; Other : 6 main (2 subs) 2000-01 : - Cole; 31 main 13 gol (EPL : 19 main (4 subs) 9 gol; FA : 1 main (1 subs); UCL : 10 main 4 gol; Other : 1 main (1 subs) - Yorke; 28 main 12 gol (EPL : 22 main (7 subs) 9 gol; FA : 2 main (1 subs); League Cup : 2 main 2 gol; UCL : 11 (4 subs) 1 gol; Other : 1 main (1 subs) - Sheringham; 43 main 21 gol (EPL : 29 main (6 subs) 15 gol; FA : 2 main (1 subs) 1 gol; UCL : 11 main (3 subs) 5 gol; Other : 1 main - Solskjaer; 47 main 13 gol (EPL : 27 main (12 subs) 10 gol; FA : 2 main (1 subs) 1 gol; League Cup : 2 main 2 gol; UCL : 11 main (8 subs); Other : 1 main Jika kita lihat catatan diatas..tentu aja Fergie ga akan mau berpaling ke anak muda bernama David Healy. Dan bagi Healy sendiri adalah keputusan yang bijak jika ia meninggalkan MU saat masih ada kuartet penyerang seperti di atas. Dengan pindah klub kesempatan bermain pun akan didapat lebih banyak daripada hanya menunggu giliran main di MU. Alkaizer . [Non-text portions of this message have been removed]
