--- In [email protected], indah larasati <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > btw, meski OOT tapi ini masih berbau olah raga kok... > so, jangan tendang gw yak mas Bhakti Noorseta (lo kan demen nendang2 orang dari milis kalo posting subject OOT, heheheheheee...) > > semalem gw nonton acara Kick Andy di metrotv dengan kisah tentang para pebulu tangkis kita (ada yg nonton juga kah?) > > dengan gaya kocak Andy mewawancarai para veteran: Liem Swie King, Christian Hadinata, Ivanna Lie, Arbi bersaudara (Hastomo Arbi, Eddy Hartono, Hariyanto Arbi), Susy Susanti dan Alan Budikusuma, juga para atlit bulutangkis yg sekarang masih main: pasangan ganda campuran Lilyana Natsir/Nova Widiyanto dan ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan > > gw cukup trenyuh menyaksikan bagaimana Andy mengangkat perbedaan besar di antara generasi itu, 8 pemain yang pertama mengalami masa "suram" setelah gantung raket, nama & prestasi hampir terlupakan, negara tak memberi penghargaan yang semestinya, padahal prestasi mereka sangat luar biasa pada saat itu (dalam membawa nama besar bangsa & negara) > > sedangkan 2 pasang pemain yang terakhir adalah mewakili atlet generasi sekarang yang "cukup terjamin masa depannya" dengan hadiah bonus sana-sini (knapa gak taufik hidayat di datengin ya? yg jelas2 tajir abis krn badminton tuh) > > hati gw trenyuh melihat suguhan di depan mata yg sangat kontradiktif itu.. > rasa bangga yang dulu ada saat menyaksikan aksi2 para pahlawan bulu tangkis itu berjuang sekarang berganti rasa prihatin.. > > oh indonesiaku!
diantara 8 pemain yg disebut "suram" itu sepertinya ga semuanya suram banget, christian hadinata khan pernah dikontrak untuk jd pelatih utama pelatnas cipanas kan ? entah sih dgn yg lain :p anyway, sebagian2 dari mereka-mereka ini bahkan kebanyakan baru mendapatkan naturalisasi ya sejak jaman Megawati. Sebelumnya mereka berjuang demi negara,berkostum merah putih, rakyat berteriak mendukung mereka tapi negara bahkan tidak mengakui mereka sebagai warganya ... btw, The "King" Smash masih ganteng gak ? ;) Alkaizer
