Tadi malem beruntung punya kesempatan bisa nonton dua pertandingan
sekaligus : MADRID vs bremen & porto vs POOL. Sebenernya ada satu lagi
yang disiarin, milan vs benfica. Tapi entah kenapa, tv gue selalu
nyensor otomatis kalo klub itali yang main. Pesennya : AWAS VIRUS
BERBAHAYA!

MADRID vs bremen
Madrid turun dengan formasi menyerang. Ada Guti dan Sneijder di
tengah. Sementara di depan, Raul, RVN dan Higuain diplot jadi goal
getter. Sedikit kejutan adalah turunnya Marcelo di posisi bek kiri
menggantikan Heinze yang cedera. Kenapa gue bilang kejutan? Karena
normalnya kalau Heinze ga main, Drenthe yang jadi pengganti. Setelah
itu giliran Torres dan yang terakhir Marcelo.

Penampilan Madrid ga bagus-bagus amat. Umpan satu-dua sering salah dan
hampir ga keliatan faktor kecepatan yang jadi andalan mereka selama
ini. Ini bisa terjadi karena Bremen bermain dengan taktik yang jitu.
Dengan pemain yang rata-rata tinggi gede, mereka bermain rapat dan
menutup ruang kreasi buat Madrid.

Untunglah ada RVN dan Raul. Duet topskor liga Champion sepanjang masa
ini bermain kompak, saling memberi assist dan mencetak gol.

Di tujuh menit terakhir, yang ditunggu-tunggu akhirnya jadi kenyataan
juga. Robben memulai debutnya di Bernabeu dan melengkapi formasi empat
pemain Belanda yang ada di lapangan. Biarpun cuma sebentar, tapi
penonton bisa ngeliat betapa berbahayanya Madrid saat itu. Robinho,
Drenthe, Robben dan Sneijder dengan kecepatan dan sentuhan bolanya
menjanjikan permainan yang enak ditonton. Moga-moga RCTI bisa nyiarin
pertandingan Madrid mulai minggu ini.

porto vs POOL

Ga begitu nyimak. Tiap kali ditonton, POOL pasti lagi diserang. Porto
bermain bagus banget kecuali  kalo udah sampe depan gawang Reina.
Sementara Pool cukup dengan satu peluang bisa ngambil satu poin.
Lumayan.

Kirim email ke