hhmmm tifosi sebenaranya gak protes kepemain dan ke klub, sebenarnya dia protes ama peraturan baru yg dibuat pemerintah italy apalagi aturan tentang legge pisanu, dimana semua tifosi khususnya ultras harus meniadakan drum, bendera, banner2 yg provokatif dll karena dengan adanya peraturahan itu ultras merasa di kebiri kreativitasnya terutama untuk koreographinya dan curva sud protes bukan musim ini saja sudah mulai protes ketika derby kedua musim lalu, mereka mengadakan aksi silent alias diam, karena nonton bola bukan nonton tennis... hmmm padahal aksi2 coreography curva sud sangat bagus..... nah ini bukti bahwa curva sud tidak mengejek pemainnya terutama dida and gila.ketika duel lawan parma... http://upload.kapanlagi.com/h/20070924135607_brnparma2_46f75f870aa43.jpg
ultras liberi...... Pada tanggal 24/09/07, Bambang Bams-Bams <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > > Milan emang ganas di Eropa,, > tetapi kenapa di Serie A maseh memble se? > Padahal waktu vs Parma kemaren,tifosi memadati San Siro,,(lebih padat > kalo dibandingin waktu Milan vs Benfica,,),, > Tetapi,,waktu vs Parma, Milan ga maen sehebat vs Benfica? > Pa Milan hanya mo nembak Liga Champions? > > Mungkin tifosi belum taw kalo Serie A uda bergulir kali yach,, > Wa,,ka,,ka,, > Milan pasti tidak mungkin juara Eropa tanpa dukungan tifosi,, > Tifosi tidak mungkin dukung Milan kalo ga main menghibur,,dan menang,, > So,,Tofosi allways loved Milan,,Milan to,, > . > > > [Non-text portions of this message have been removed]
