--- Kresna Panggabean <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Gw juga termasuk yang kecewa.
    
Rafa terlalu over PD.  Torres dibangkucadanganin,
Kuyt dah gak terlalu efektif di depan dipasang terus
ampe abis. Gw sih gak denger ada teriakan boo di
televisi. Mungkin kalo ada pun wajar, ekspektasi
membesar lah apalagi belanjanya juga paling besar
dalam sejarah LFC.

Firdauf Achmad Dhewata <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
Terlalu sering gw baca Liverpudlian digembar-gemborkan
sebagai supporter terbaik di Eropa. Mereka dikenal
pantang menyerah dan terus mendukung timnya sampai 
menit terakhir, bahkan saat timnya kalahpun mereka
tetap bernyanyi sepanjang pertandingan..
 
dan akhirnya mitos itu rontok juga ... hehehe
supporter juga manusia :p
==============

itu bukan mitos men....Remember Istanbul! Rontok 0-3,
gak brenti dukungan ke tim...you know the rest.

balik ke vs Birmingham. sama dengan Kresna, gue jg gak
denger "booo" di Anfield. Barusan browsing RAWK, salah
satu forum fans LFC yang bisalah dijadikan standar ttg
a-b-c nya LFC. mungkin gue salah, tapi so far nggak
ada thread yg bahas "booo" di anfield kemarin itu.
RAWK selalu kritis tuh kalo ada kelakuan fans yang
"minus". tapi memang ada thread yang isinya tumpahan
frustrasi ke penampilan Pool kemarin. normallah. gue
pribadi kemarin nontonnya penuh "teriakan frustrasi"
juga (pokoknya teriakan2 gue berpotensi mengurangi
manfaat puasa..hehehe). bayangin gue nontonnya di TV,
dan ribuan kilometer dari Anfield. gue rasa
kejadiannya sama di Anfield, ribuan orang teriak
frustrasi, ya mungkin ini yang terdengar si wartawan
sbg "booo". well, itu bukan "boooo" yang kolektif dan
sengaja ditujukan ke pemain. itu lebih merupakan
"booo" dan "teriakan" individu yang terlontar
bersamaan karena kondisi dilapangan. misalnya, peluang
Crouch terbuang, ya spontan individu yang ribuan orang
itu teriak "kampret!"...:). 

samalah kalo persebaya main jeblok di tambaksari, gue
rasa teriakan "jan***" pasti bergema, dan gak berarti
itu bonek benci tim-nya khan? 

bicara lebih serius nih, tapi memang pernah di RAWK
ini gue baca ada internal kritikan dari pendukung LFC
sendiri, kalo mulai ada generasi baru fans LFC yang
hadir ini cuma mau duduk manis nikmati game, kurang
mau "capek" ngdukung tim. makanya ada gerakan Reclaim
The Kop, artinya biar semangat ngdukung tim tetep
"hot", biar Kop Stand dan 3 Stand lain selalu riuh
dengan dukungan bagi tim.

-omar-


      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

Kirim email ke