tetap bukan suatu excuse bg tim sebesar Milan menghadapi Catania, di home pula !

knp Catania berani melayani jual-beli Milan di bbk ke 2 ? 
kl logika sederhana : Catania melihat kondisi di bbk pertama dan berani merubah 
strategi di bbk ke 2 

sayang nya Milan (baca : Ancelotti) tdk melakukan hal yg sama, merubah startegi 
di bbk ke 2 (atau sdh merubah strategi tp tdk jalan ?)

dlm sebuah permainan : penampilan suatu tim (dlm hal ini Catania) tdk terlepas 
dr penampilan lawan nya (dlm hal ini Milan)
Catania bs bermain terbuka & lepas, salah satunya mgkn kurang atau tdk ada nya 
pressure dr Milan 
dan bla..bla..bla..alasan teknis lain nya

pdhal scra kualitas jelas Milan & Ance jauh diatas Catania & Baldini, ini jg 
jelas pikiran org awam

but still... br 6 games awal udh 4 seri & 1 kalah ?? (ini data & stats loh), 
apakah krn lawan main spt Catania semua ?? 

lihat 6 tim yg dihadapi Milan : Fio, Parma (12th last season), Palermo, Genoa 
(promoted 3rd serie B), 
Siena (15th last season), Catania (13th last season).....??

jelas ada yg salah & hrs diperbaiki dr Milan

setau gw thn ini Milan bakal nargetin Serie A, more than UCL, scra UCL thn 
kemarin udh 
dan 1 gelar major (1 UCL & 1 Liga) tiap thn adlh target plg realistis dgn 
kondisi persaingan yg ketat (tdk ada tim super) di eropa saat, 
meskipun tdk menutup kemungkinan (dan tetap berusaha) utk dpt lebih

season 2004-05 sdh cukup jd pelajaran bg Milan, berpeluang besar di 2 
kompetisi, tp dua2 nya lepas di saat2 akhir,

kemarin dgr komentator Roma vs Inter : Inter outclass Roma...., krn menang 
telak 4-1 di kandang Roma, 
salah satu kandidat juara dan 2nd last season,

gw harap this season bakal denger komen spt itu ttg Milan vs tim yg sepadan



 

  ----- Original Message ----- 
  From: Don Rudy 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, October 01, 2007 1:22 PM
  Subject: Re: [BolaML] Re: Serie A & BP




  [rudy]
  Sayang mungkin anda tidak melihat pertandingannya, Catania tadi malam
  seperti 2 tim yang berbeda antara babak pertama dan kedua. Dan yang bikin ga
  biasa, mereka bermain terbuka di babak kedua dan melayani "JUAL-BELI"
  serangan dengan Milan. Padahal di babak pertama bermain sangat tertutup.
  Ciao
  [/rudy]
  . 
   

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke