Menurut gw, meminta JM kembali sama saja dgn meminta RA cabut dari 
Chelsea, bakalan sia2.

Yg dibutuhkan Chelsea sekarang adalah bikin gol dan menang.
Itu yg bakal menenangkan fans Chelsea.

Taktik diamond Chelsea, menurut gw, baru bisa jalan klo ada Lampard, 
atau pemain yg berperan spt dia, yg bisa bikin gol dari sisi manapun.
Secaranya pula taktik diamond pasti sudah sangat dipelajari oleh tim2 
pesaing Chelsea.

Memainkan duet Sheva dan Drogba, menurut gw justru keputusan tepat 
bagi Chelsea, utk menghasilkan gol dan tentu saja kemenangan.
Sheva dan Drogba masih merupakan striker2 kelas satu, dan membuat 
Chelsea lebih agresif dan berbahaya.

Masalahnya, kedua pemain itu "cuma" berbahaya di kotak penalti, 
menurut gw mereka butuh penyuplai bola2 matang kelas satu pula.
Mungkin spt Kaka atau Pirlo di Milan, atau Totti (dulu, sebelum 
sekarang jadi striker "murni"), Scholes di MU, dan tentu saja Steven 
Gerrad, MBE di Liverpool, dll  

:P

Wake up Chelsea !

*nggak ada lo, nggak rame !


--- In [email protected], "Ari Muladi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Mr. Abramovich, apa sih yang ada di kepala Tuan? Pertanyaan ini
> berkecamuk di kepalaku berhari hari sejak Mourinho meninggalkan 
Chelsea
> ... dan rasanya banyak fans Chelsea punya pertanyaan yang sama. Jika
> Abramovich memecat  Mourinho demi sepakbola yang attractive, apa
> Abramovich berharap Avram Grant (AV) bisa memberikan yang dia 
inginkan?
> Hal yang aneh sekali di dunia sepakbola apabila memecat pelatih di
> tengah kompetisi berjalan tapi tidak menyiapkan pelatih penggantinya
> lebih dahulu. Tidak perlu dibantah oleh manajemen Chelsea  semua 
sudah
> tahu kalau Grant levelnya jauh dibawah Mourinho. Avram Grant di 
Israel
> sendiri mendapat sebutan karena kemampuannya dalam ber-intrik bukan
> kemampuannya dalam melatih sepakbola. Nickname nya saja "restless
> intriguer" - tukang intrik yang tak ada capeknya - tentunya ini ada
> sebabnya kan ....?
> 
> Sekarang Chelsea jadi bahan omongan. Coba pikir sebelumnya kita 5 
point
> di depan MU sekarang 5 point di belakang MU. Sementara kita tidak 
pernah
> mendengar manajemen MU dan fans nya teriak-teriak minta sepakbola 
yang
> lebih attractive walau sekarang MU lebih sering menang cuma dengan 
1-0.
> Dan apabila MU nanti juara Liga tahun ini dengan kebanyakan menang 
1-0
> seperti Chelsea dulu, apa nggak tambah malu tuh Roman telah memecat
> Mourinho. Kapal Chelsea memang belum karam, tapi sudah buruk sekali 
di
> klasemen. Chelsea sekarang di urutan ke tujuh, tujuh point di 
belakang
> Arsenal dengan lebih satu pertandingan dibanding dengannya. Kita
> mempunyai perbedaan goal negatif, satu-satunya team di top 12 ... 
> 
> Grant kelihatan kurang cerdas dalam memilih taktik dan memilih
> pemain-pemainnya. Taktiknya melempem ketika diadu lawan MU 6 hari
> sebelumnya, kemudian hanya bisa draw lawan Fulham - team yang baru
> menang sekali di Liga Primer musim ini dan sebelumnya tidak pernah
> menang selama 10 kali derby dengan Chelsea. Rekor Fulham versus 
Chelsea
> kalah 8 kali dan draw 2 kali tanpa sekalipun menang. Lihat menit-
menit
> terakhir AV berdiri di kotak touch line, mencoba teriak-teriak 
memberi
> instruksi ke pemain2nya, sayang suaranya tidak bisa didengar kalah
> dengan suara chant dari fans yang menguasai Stamford Bridge. Suara-
suara
> "Jose Mourinho, Jose Mourinho" berkumandang di seantero stadion
> menenggelamkan suaranya.
> 
> AV merencanakan permainan dengan formasi starter yang agresif (entah
> idenya atau atas perintah Roman :-)) dengan 3 striker atau 4 pemain 
di
> depan, sementara Sidwell dan Makalele sebagai midfield dengan ujung
> tombak di depan adalah Sheva pemain yang pernah menyandang gelar
> European footballer of the year. Sayang penampilan Sheva kacau .. 
jelek
> dalam finishing, maupun passing, controlling, dan shooting bahkan 
dalam
> menendang bola mati pun jelek banget. Sejak kedatangannya penampilan
> Sheva levelnya hanya medioker dan menjadi penyebab utama perpecahan 
di
> Chelsea. Mungkin kalau Sheva dimainkan pemain-pemain lain berpikir
> seolah-olah bermain dengan 10 orang dan bukannya 11 orang. Sheva 
cuma
> lumayan di Liga Champion saja. Kenapa Sheva bisa seperti itu? Apa 
karena
> gaji yang berlebihan dan kedekatan dengan Roman? Rasanya sayang 
Eidur
> Gudjohnsen dulu dijual dan diganti dengan Sheva ... Sheva kalau bisa
> secepatnya dijual saja, sudah terlalu sabar fans Chelsea menunggu
> kontribusinya selama ini. Kalau perlu tarik lagi Gudjohnsen ke squad
> Chelsea, memang tidak seterkenal Sheva tapi paling tidak Gudjohnsen 
bisa
> kontrol dan passing bola dengan baik.
> 
> Malam itu kesempatan demi kesempatan melayang begitu saja. Chelsea
> menguasai lapangan dimana mana tapi nihil hasil. Sheva dan Kalou 
sering
> membuang-buang peluang. Tidak ada yang becus membuat tendangan 
sudut,
> lebih parah lagi masak tidak ada tendangan sudut yang bisa melewati
> lawan terdepan. Sampai Anton Cech  yg nonbar duduk disebelahku 
(thank
> atas 1 slice pizza nya ... he3) sudah mengeluh "pasti nggak 
nyampe ..."
> duluan tiap kali bola corner mau ditendang. Benar-benar menyedihkan.
> Terakhir Chelsea mencetak goal dari set piece corner rasanya musim 
lalu
> saat melawan Bolton.
> 
> Mourinho telah membuat pola permainan Chelsea yang berbeda dengan 
MU dan
> Arsenal, dan selama 3 tahun polanya sudah terbukti menghasilkan 6 
piala
> termasuk 2 piala EPL. MU dan Arsenal menggunakan pola menyerang dari
> bawah melalui sayap, passing, maju, passing lagi, maju lagi, bahkan
> sangat memanfaatkan lebar lapangan. Menurut Sir Stanly Mathhews pola
> tersebut merupakan taktik passing sepakbola paling mematikan. 
Arsenal
> dan MU sudah melakukan bertahun tahun, bukan ide buruk untuk meniru 
tapi
> kalau tiba-tiba saja Chelsea mau melakukannya dalam semalam tentu 
saja
> bisa diduga hasilnya. Kenapa tidak memakai pola (JM) Chelsea sendiri
> yang terbukti efektif, yang dibenci oleh para rival karena sulit 
untuk
> ditaklukkan?
> 
> Ben Haim di babak pertama maupun kedua tetap saja buruk (kayaknya 
sudah
> ada pilih kasih di Chelsea untuk selalu memainkannya). Untuk AV 
please
> please ... sebaiknya jangan pasang lagi Ben Haim, usul ini bukan 
karena
> aku rasis tapi memang dia bermain buruk selama ini. Alex kelihatan 
jauh
> lebih lengkap segalanya dibanding Ben Haim. Ben Haim tackles nya
> benar-benar buruk. Mending segera pasang Alex dan Terry/Carvalho
> secepatnya. Sebaiknya kita tiadakan pemain dengan level Bolton di
> kesebelasan Chelsea. Lucu juga kemarin ketua klub Chelsea Bruce 
Buck,
> mengatakan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap 
pendukung
> the Blues yang melakukan aksi rasis anti semitic (yahudi) terhadap
> pelatih anyar Avram Grant. Padahal bau rasisme asalnya dari AV 
sendiri
> dan belum aku temuin berita dari media tentang adanya aksi rasisme 
pada
> malam itu di SB.
> 
> Tiga striker di depan pada sistem yang terbiasa dengan model diamond
> kelihatan amburadul mainnya. Banyak teman-teman yang ikut nonbar di 
MU
> cafe tidak bisa nahan ketawa saat 3 pemain tersebut sama-sama 
mengejar
> bola di waktu dan sisi lapangan yang sama. Bener-bener tidak lucu. 
Semua
> pemain awalnya mengikuti plot pelatihnya, hanya lama kelamaan 
formasinya
> kacau dan akhirnya mereka main sendiri-sendiri. Makalele yang 
bermain
> cemerlangpun malam itu rasanya dapat perintah untuk memberi umpan ke
> Sheva, akhirnya seperti pengumpan Sheva saja ... Walau begitu kalau
> tanpa Makalele belakang akan kedodoran menerima serangan balik 
Fulham.
> 
> Belletti dan Ashley malam itu kurang efektif membantu serangan 
mereka
> tidak bisa maju overlap ke sayap karena tengahnya rapuh hanya ada
> Makalele dan Sidwell, kalau Belletti dan Ashley naik dan terlambat 
turun
> akan sangat berbahaya ... yang paling cemerlang adalah Petr Cech, 
bila
> bukan dia kipernya Chelsea bisa kalah 2-0 dan rekor tak terkalahkan 
di
> kandang bisa berhenti.
> 
> Betapa cepat Chelsea berubah ... sejak Frank Lampard cedera empat 
game
> berikutnya di Liga dilewati tanpa goal satupun !!! Kelihatan sekali
> tanpa adanya Lampard team tidak bisa bermain, layaknya pasukan tanpa
> komandan. Hampir semua serangan yang sukses selama ini selalu 
melibatkan
> Lampard dan Drogba. Drogba bermain bagus sebelum dikeluarkan, Drogba
> protes karena memang pantes mendapat penalti sayang terlalu ngotot
> sehingga mendapat kartu kuning pertama ... kartu kuning kedua 
kesalahan
> Drogba walau bukan disengaja, sial aja karena sebelumnya sudah 
mendapat
> kartu kuning pertama yang tidak perlu sehingga harus keluar 
lapangan.
> 
> Well, walau kita masih bisa bilang mengincar quadruple (MU saja 
tidak
> bisa) mungkin target realistis AV sekarang adalah masuk 4 besar Liga
> Primer dan lebih fokus ke Liga Champion dengan target jangka pendek
> lolos dari penyisihan group. Forget it juara EPL, gunakan Carling 
dan FA
> untuk latihan saja bukan sasaran.
> 
> We Keep The Blue Flag Flying High
> 
>  
> 
> Ari Chelski
> 
> www.chelsheafc.or.id
> 
>  
> 
> Some people think football is a matter of life and death...I can 
assure
> them it is much more serious than that. Bill Shankly 1914-81 
> 
>  
> 
>  
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke