Nowitzki Tak Ingin Karir Usai Tanpa Cincin Juara
Arya Perdhana a2s - detikcom

Jakarta, Gagal di final tahun 2006 dan gugur di babak I play-off 
tahun lalu sudah cukup bagi Dirk Nowitzki. Ia tak mau karirnya usai 
tanpa cincin juara NBA.

Tahun 2006, Nowitzki bersama klubnya, Dallas Mavericks, lolos ke 
final NBA untuk kali pertama. Mereka menghadapi Miami Heat. Unggul 2-
0 lebih dahulu, akhirnya Mavs justru harus takluk 2-4 di tangan 
Shaquille O'Neal dkk.

Setahun kemudian, Mavs tampil menjanjikan di musim reguler dengan 
meraih 67 kemenangan, rekor terbaik kelima dalam sejarah NBA. Tapi 
perjalanan tak berakhir manis bagi pasukan besutan pelatih Avery 
Johnson itu. Nowitzki dkk disingkirkan Golden State Warriors di 
babak I dengan skor 2-4.

"Melangkah di saat-saat akhir memang berat. Itu seperti monster. Ada 
banyak faktor yang bermain. Anda tidak bisa merencanakannya. Anda 
hanya bisa bekerja, tetap percaya pada diri sendiri dan kepada tim," 
aku Nowitzki dalam acara Dallas Mavericks Media Day, seperti 
dilansir YahooSports.

Menjelang musim 2007/2008, sebagian pihak mulai membandingkan 
Nowitzki dengan nama-nama pemain hebat, tapi tidak pernah mendapat 
cincin juara. 

Forward asal Jerman itu pun menolak klaim itu. "Ini tidak seperti 
seolah saya sudah berumur 35 tahun. Saya bahkan belum 30 tahun. 
Sesungguhnya saya sedang menuju puncak," tutur pemain berusia 29 
tahun itu.

"Jendela karir saya tidak sedang menutup. Mungkin iya bagi pemain 
lain (di Dallas). Kami akan berusaha yang terbaik tahun ini dan 
mengkhawatirkan hal-hal lain setelahnya. Saya berapi-api sekali di 
sini." 

Kirim email ke