26 okt 02.00 trans7 milan-shaktar
Zona Champions
www.zonabola.com - Kamis, 25 Okt 2007, 09:04
Rafa : Kami Belum Habis
Diluar perkiraan banyak orang Liverpool takluk 1-2
dari Besiktas. Istambul yang pada 2005 menjadi kota
yang begitu indah bagi The Reds--ketika menundukkan AC
Milan di final Liga Champions, malam tadi atau Kamis
dinihari ini (WIB), menjadi kota yang tidak
bersahabat.
Membawa pulang kekalahan membuat posisi Liverpool
untuk melanjutkan langkahnya dari Grup A kian berat.
Liverpool kini terpuruk di peringkat buncit dengan
raihan satu poin dari tiga pertandingan. Mau tidak mau
Steven Gerrard dkk harus memborong tiga pertandingan
tanpa kehilangan poin jika ingin menggenggam tiket ke
babak 16 besar.
Berat memang tapi bukannya tidak mungkin. Situasi
tersebut disadari betul oleh manajer Liverpool, Rafael
Benitez. Jika kami bermain seperti melawan Besiktas
maka kami bisa memenangkan tiga pertandingan
terakhir, kata Benitez dengan nada optimis. Para
pemain bermain dengan semangat juang tinggi dan mereka
tidak bisa disalahkan. Fans akan memaklumi jika
melihat jalannya pertandingan (secara keseluruhan).
Liverpool tidak terkalahkan di Liga Premier Inggris
namun di Stadion Inonu mereka tidak berdaya akan hasil
akhir. Finalis tahun lalu tersebut dipermalukan dengan
diawali gol bunuh diri defender Sami Hyypia. Bobo
kemudian menggandakan kemenangan. Sebuah gol dari
Gerrard tidak mampu menghindari Liverpool dari
kenyataan pahit.
Kami memiliki catatan tendangan ke gawang lebih
banyak dari Besiktas. Kami mampu menguasai hampir
sepenuhnya jalannya pertandingan, catat manajer asal
Spanyol itu. Akan tetapi, Kami berbuat kesalahan di
babak pertama (gol bunuh diri Hyypia).
Gerrard setuju dengan manajernya. Ia yakin The Reds
mampu bangkit meski seberat mendaki gunung yang
tinggi. Kami bangga dengan apa yang kami tampilkan
tapi tentu saja kami kecewa dengan hasilnya, sergah
Gerrard seperti dikutip BBC. Kami harus mengambil
sisi positifnya dan belajar dari kesalahan. Kami
memiliki kemampuan untuk memenangkan tiga pertandingan
sisa.
Kesalahan Hyypia dalam menghalau bola tidak hanya
membuat mereka tertinggal. Selain itu, Kesalahan
karena kurangnya koordinasi membuat kami dalam
tekanan. Kami sulit memerangi tekanan dalam diri kami
sendiri, tandasnya memberi alasan. Dua pekan ke
depan, 6 November, Liverpool akan gantian menjamu
Besiktas. Jika di Anfield Liverpool gagal memetik poin
sempurna hampir bisa dipastikan peluang mereka sirna
di awal langkahnya.
Penulis: liputanbola
Zona Champions
www.zonabola.com - Kamis, 25 Okt 2007, 04:34
Liverpool Kembali Tak Berdaya
Liverpool untuk kedua kalinya kembali takluk di ajang
Liga Champions. Kali ini, tim yang mampu membuat The
Reds tak berdaya adalah Besiktas di Stadion BJK Ýnönü,
Kamis (25/10/2007) dini hari WIB.
Sebenarnya, dalam pertandingan lanjutan babak
kualifikasi Grup A tersebut Liverpool sempat bermain
cukup baik di babak pertama.
Terbukti, Steven Gerrard dkk mampu membuat beberapa
luang berbahaya untuk mencetak gol. Peluang pertama
The Reds terjadi melalui Andriy Voronin.
Sayang, kesempatan untuk menjadi gol sirna setelah
tenndangan penyerang asal Ukraina itu masih mampu
dihalau peyerang Besiktas Deivson Rogério da Silva
atau biasa disapa bobo.
Keasyikan menyerang justru membuat lini pertahanan
Liverpool sedikit goyah. Hasilnya, Besiktas mampu
memanfaatkan keadaan itu dengan menjebol gawang The
Reds yang dikawal Pepe Reina melalui Serdar Ozkan.
Skor 1-0 ini bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, Liverpool sempat membuat gol untuk
menyamakan kedudukan melalui Voronin. Sayang, gol
mantan penyerang Bayern Leverkusen itu di menit ke-68
dianulir oleh wasit setelah melihat Voronin berada
pada posisi offside.
Akhirnya, malapetaka bagi Liverpool datang setelah
Bobo mampu mencetak gol pada menit ke-82. Melalui aksi
individunya yang cantik, penyerang asal Brasil itu
mampu melewati Sammy Hypia sebelum akhirnya
menaklukkan Reina. 2-0 Besiktas memimpin.
The Reds sempat memiliki harapan untuk menyamakan
kedudukan, setelah Gerrard menjebol gawang Hakan
Arikan di menit ke-85. Sayang, usaha tim asal Inggris
itu unntuk menyamakan gagal dan skor 2-1 untuk
Besiktas bertahan hingga pertandingan bubar.
Praktis, hasil ini membuat peluang pasukan Rafael
Benitez itu sedkit menipis. Pasalnya, mereka kini
berada di dasar klasemen dengan nilai satu dari hasil
sekali imbang dan dua kali kalah.
Sementara itu, hasil ini membuat Besiktas berada di
posisi ketiga dengan nilai tiga dari hasil sekali
menang dan dua kali.
Penulis: okezone
Zona Champions
www.zonabola.com - Kamis, 25 Okt 2007, 04:12
Madrid, Bangkit dan Petik Kemenangan
Real Madrid hampir saja dibuat malu oleh tamunya
Olympiakos Pireus. Beruntung, Madrid mampu bangkit dan
memetik kemenangan 4-2 di Stadion Santiago Bernabeu,
Kamis (25/10/2007) dini hari WIB.
Dalam lanjutan babak kualifikasi Liga Champions Grup
C, Los Blancos julukan Madird- yang tampil dihadapan
ribuan pendukungnya sempat menguasai jalannya
pertandingan di babak pertama.
Kemenangan pun seakan mudah didapat, setelah Raul
Gonzalez membawa Los Blancos julukan Madrid- unggul
ketika pertandingan baru berjalan dua menit.
Raul dapat memanfaatkan hasil bola muntah tendangan
tandemnya Ruud Van Nistelrooy untuk sebelum membobol
gawang Antonis Nikopolidis.
Tertinggal 1-0 Olympiakos berusaha keluar dari tekanan
Madrid. Hasilnya, lima menit kemudian tim asal Yunani
itu dapat menyamakan kedudukan melalui Luciano
Galletti.
Kepercayaan diri anak asuh Bernd Schuster itu semakin
tinggi sebelum memasuki babak kedua. Itu setelah
Olympiakos bermain dengan 10 orang setelah Vassilas
Torosidis diberi kartu merah pada menit ke-13.
Namun, bermain dengan 10 orang tak membuat nyali
Olympiakos ciut. Tim asal Yunan itu mampu memberikan
perlawanan sengit terhadap sang juara bertahan itu.
skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, giliran Olympiakos yang memutuskan
untuk menerapkan tempo permainan cepat. Taktik itu
cukup berhasil, karena The Legend julukan Olympiakos-
sempat unggul 2-1 atas Madrid di menit ke-47 melalui
Julio Cesar.
Namun, perlawanan keras The Legend harus terhenti
disitu. Pasalnya, secara beruntun Madrid mampu memetik
dua gol sekaligus untuk memetik kemenangan.
Adalah Robinho yang menjadi pahlawan bagi Los Blancos.
Penyerang asal Brasil itu, membuat Madrid unggul 3-2
di menit ke-68 dan 83. Akhirnya, Raul dkk memastikan
kemenangan melalui pemain pengganti Javier Balboa pada
menit ke-90.
Dengan hasil ini, maka pasukan Bernd Schuster itu
selangkah lagi lolos ke babak knock out setelah
mengumpulkan nilai tujuh dari dua kali menang dan
sekali imbang. Sementara itu, posisi kedua ditempati
oleh Olympiakos setelah mengoleksi nilai empat dari
sekali menang, seri dan kalah.
Penulis: okezone
Zona Champions
www.zonabola.com - Kamis, 25 Okt 2007, 04:01
Gasak Schalke, Momentum Kebangkitan Chelsea
Chelsea rupanya sudah mulai menemukan kembali peforma
terbaiknya. The Blues memetik kemenangan 2-0 atas
Schalke 04 dalam lanjutan babak kualifikasi Liga
Champions Grup B, Kamis (25/10/2007) dini hari WIB.
The Blues yang bertanding di Stadion Stamford Bridge,
memutuskan untuk menekan pertahanan Schalke sejak
babak awal.
Apalagi, dalam pertandingan Pelatih The Blues
menurunkan hampir seluruh pemain terbaiknya, hanya
minus John Terry dan Ashley Cole karena masih
mengalami cedera.
Hasilnya, The Blues sudah unggul di menit keempat
melalui Flourent Molouda. Gol itu tercipta berkat
kesalahan kiper Schalke, Manuel Neuer yang gagal
menangkap bola tendangan mendatar Malouda. 1-0 Chelsea
memimpin.
Schalke yang tertekan sejak awal pertandingan bukannya
tanpa peluang. Sebenarnya, Die Knappen julukan
Schalke- sempat mencetak gol pada menit ke-30 melalui
Carlos Grossmüller.
Sayang, gol itu dianulir oleh wasit setelah menganggap
Grossmüller melakukan handball lebih dahulu sebelum
mencetak gol. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, The Blues yang ingin memberikan
hadiah ulang tahun ke-42 untuk sang Pemilik Roman
Abramovich sama sekali tak mengubah taktiknya.
Taktik itu cukup berhasil, setelah Didier Drogba
menggandakan kedudukan Chelsea menjadi 2-0. Gol itu
tercipta setelah sundulan Drogba, usai menerima umpan
silang Paolo Ferreira dari sayap kanan.
Adapun Schalke yang tertinggal 2-0 rupanya tak bisa
berbuat banyak. Pasalnya, usaha Gerald Asamoah dkk
untuk mencetak gol takkunjung tiba. Sebenarnya, Die
Knappen sempat memiliki peluang untuk memperkecil
ketinggalan melalui Soren Larsen.
Namun sial, sundulan Larsen yang sudah mengarah ke
gawang Chelsea yang dikawal Peter Cech gagal menjadi
gol karena menyentuh tiang. Skor 2-0 pun bertahan
hingga pertandingan bubar.
Dengan hasil ini, maka Frank Lampard dkk memantapkan
posisi di puncak klasemen Grup B dengan niali tujuh
dari hasil dua kali menang dan sekali seri. Sedangkan
Schalke harus turun ke peringkat ketiga dengan nilai
tiga dari hasil sekali menang dan dua kali kalah.
Penulis: okezone
Zona Inggris
www.zonabola.com - Kamis, 25 Okt 2007, 02:41
Giggs: Tidak Ada Krisis Cedera
Loyo di awal musim perlahan namun pasti performa
Manchester United kembali menunjukkan grafik
peningkatan. Dari tiga parta awal Liga Premier
Inggris, MU hanya sanggup mendulang dua poin. Tapi
setelah itu The Red Devils bangkit. Sepuluh
pertandingandengan pengecualian kekalahan di Piala
Liga dari Coventry Citydiborong pasukan Sir Alex
Ferguson dengan kemenangan.
Hantaman cedera yang menggelayuti para pemain pilarnya
tidak mempengaruhi konsistensi tim secara keseluruhan.
Kapten tim MU, Ryan Giggs mengaku optimis masalah
cedera yang membayangi skuad tidak akan memberi
pengaruh bagi kekuatan tim.
Paling tidak enam pemain pilar menderita cedera. Masuk
dalam pemain yang tidak bisa tampil ada Gary Neville,
Owen Hargreaves, Michael Carrick, John OShea dan
Louis Saha. Jelang pertandingan kontra Dinamo Kiev di
Liga Champions, MU tertimpa dua pukulan sekaligus.
Pertama, Paul Scholes yang mengalami cedera ketika
mengikuti sesi latihan dan kemudian Patrice Evra yang
cedera saat sesi pemanasan.
Meski demikian Giggs dkk tetap tampil perkasa. Dinamo
yang bermain di kandang dilibas dengan skor 2-4.
Kemenangan itu membuat MU perkasa di Grup F Liga
Champions dengan memborong sembilan poin dari tiga
partai.
Belum ada konfirmasi resmi memang mengenai kondisi
Scholes, namun diperkirakan harus absen selama beberpa
pekan. Gelandang veteran mantan penghuni Timnas
Inggris itu mengalami masalah pada persendian lutut.
Bukan tidak mungkin Scholes harus menjalani operasi
untuk memulihkan kondisinya seperti sedia kala.
Ferguson masih berharap Scholes bisa bermain dalam
big-match musim ini menghadapi Arsenal di Emirates
Stadium pada Sabtu, 3 November.
Giggs membantah kalau timnya sedang dipusingkan dengan
krisis cedera yang menimpa MU. Tidak, tidak ada yang
menggangu (dengan cederanya beberapa pemain), sergah
Giggs dari situs resmi MU. Manajer (Ferguson) mampu
meramu dan merubah komposisi tim musim ini. Baik
masalah cedera, hukuman pertandingan atau apapun itu
kami mampu melewatinya. Lihat saja apa yang kami
tampilkan di Kiev.
Dalam waktu dekat diperkirakan beberapa pemain bisa
kembali. Kondisi lutut Saha akan ditinjau per
pertandingan. Neville dan Hargreaves yang keduanya
mengalami masalah juga pada lutut diperkirakan bisa
bermain kembali ketika berhadapan dengan Arsenal. Jika
sampai belum bisa bermain, gelandang muda asal Brasil
yang dibeli dari FC Porto, Anderson Oliveira juga
sudah menemui form terbaiknya. Bermain bersama dengan
Darren Fletcher di tengah, Anderson mampu mengalirkan
bola dengan sempurna di Kiev.
Penulis: biangbola
Jelang Crvena Zvezda v Bayern Munchen
www.zonabola.com - Kamis, 25 Okt 2007, 05:04
Reuni Raja Eropa
Bursa taruhan menempatkan Bayern Munchen sebagai
kandidat kuat merajai pentas Piala UEFA musim ini.
Selain memiliki tradisi panjang di kancah Eropa,
materi skuad Ottmar Hitzfeld itu memang lebih gemerlap
dibandingkan kontestan lain.
Bukti bahwa Bayern bakal sulit dibendung di ajang
kelas dua kejuaraan antarklub Eropa itu ditunjukkan
pada putaran pertama lalu. Bayern tak kesulitan
melewati hadangan Belenenses. Mereka mampu menaklukkan
wakil Portugal itu dengan agregat 3-0.
Belenenses jelas bukan lawan yang sepadan bagi Bayern.
Klub yang empat kali memenangi Liga Champions itu akan
menemui ujian yang lebih berat saat mereka menapak di
fase grup. Nah, di fase itu, FC Hollywood -julukan
Bayern- harus berhadapan dengan mantan jawara Eropa
1991 Crvena Zvezda atau yang dahulu lebih dikenal
dengan nama Red Star Belgrade.
Duel yang berlangsung di Stadion Crvena Zvezda dini
hari nanti seolah mengingatkan kembali memori 16 tahun
silam bahwa Belgrade meraih satu-satunya trofi Liga
Champions sepanjang sejarah berdirinya klub. Saat itu,
ambisi Bayern untuk melangkah ke final Liga Champions
(dulu masih Piala Champions) harus terganjal di kaki
klub asal Serbia tersebut.
Ketika itu, pada leg pertama yang berlangsung di
Stadion Olimpia (markas Bayern sebelum berpindah ke
Allianz Arena), Bayern secara mengejutkan ditundukkan
Crvena dengan skor tipis 1-2. Hasil 2-2 saat melawat
ke Belgrade tak mampu menolong Bayern meraih tiket
final.
Nah, setelah semifinal Liga Champions 1991, keduanya
baru bertemu kembali dini hari nanti. Tentu, Bayern
akan memanfaatkan momentum reuni kali ini sebagai
arena revans atas kegagalan mereka 16 tahun silam.
Kans untuk revans sangat terbuka, mengingat mesin
perang Bayern saat ini masih panas. Dalam sepuluh kali
berlaga di ajang Bundesliga, Miroslav Klose dkk sudah
mengemas 27 gol dan baru kebobolan empat. Itu adalah
catatan start terbaik Munchen sejak musim 1995
"Tim ini begitu berbeda dengan musim lalu. Saat itu
beberapa kali kami terpuruk dan sulit untuk langsung
bangkit. Sebab, kami tidak mempunyai pemain berkelas
untuk melakukan itu. Tapi, musim ini kami memiliki.
Jarang saya bekerja sama dengan para pemain yang
begitu cepat dan berstamina dahsyat," tutur General
Manager Bayern Munchen Uli Hoeness, seperti dilansir
Reuters.
Bomber baru FC Hollywood Miroslav Klose optimistis
bahwa timnya bakal bisa melewati partai perdana babak
penyisihan grup dengan sempurna. "Jika kami menghadapi
setiap pertandingan dengan fokus, lawan siapa pun
bakal bisa kami kalahkan," ujar Klosoe.
Sayang, dalam lawatan ke markas Belgrade dini hari
nanti, Hitzfeld terancam tidak bisa menurunkan skuad
terbaiknya. Defender Martin Demichelis terserang flu,
gelandang Daniel van Buyten masih bermasalah dengan
otot paha, dan rising star musim ini, Franck Ribery,
dibekap cedera hamstring. "Mereka bertiga diragukan
untuk bisa tampil melawan Belgrade," terang Hitzfeld,
seperti dilansir website resmi klub.
Tuan rumah juga mengalami masalah. Tim asuhan Milorad
Kosanovic itu tengah ditinggal Dragan Stojkovic, yang
menjabat presiden klub sejak 2005. Stojkovic merupakan
motivator ulung di Crvena.
Penulis: indopos
UEFA Champions League (First Phase Group A) -
StandingsFinalBesiktas Inönü Besiktas 2 - 1
Liverpool
13' S Hyypia (og) 1 - 0
82' R Deivson 2 - 0
85' 2 - 1 S Gerrard
FinalStade Vélodrome Marseille 1 - 1 FC Porto
70' M Niang 1 - 0
79' 1 - 1 L González (pen)
- UEFA Champions League (First Phase Group B) -
StandingsFinalStamford Bridge Chelsea 2 - 0
Schalke 04
4' F Malouda 1 - 0
47' D Drogba 2 - 0
FinalLerkendal Stadium Rosenborg 2 - 0 Valencia
53' Y Kone 1 - 0
60' V Riseth 2 - 0
- UEFA Champions League (First Phase Group C) -
StandingsFinalEstadio Santiago Bernabéu Real Madrid
4 - 2 Olympiakos
2' G Raul 1 - 0
7' 1 - 1 L Galletti
13' V Torosidis
47' 1 - 2 J César
68' Robinho 2 - 2
78' R van Nistelrooy (pen miss)
83' Robinho 3 - 2
90' J Balboa 4 - 2
FinalWeserstadion Werder Bremen 2 - 1 Lazio
28' B Sanogo 1 - 0
54' H Almeida 2 - 0
82' 2 - 1 C Manfredini
- UEFA Champions League (First Phase Group D) -
StandingsFinalStadio Giuseppe Meazza AC Milan 4 - 1
Shakhtar Donetsk
6' A Gilardino 1 - 0
14' A Gilardino 2 - 0
51' 2 - 1 C Lucarelli
62' C Seedorf 3 - 1
69' C Seedorf 4 - 1
FinalEstadio da Luz Benfica 1 - 0 Celtic
87' Ó Cardozo 1 - 0
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com