--- In [email protected], "The Skipper" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Nurdin Halid dilarang FIFA pimpin PSSI ?
> 
> Ada yg tahu info lengkapnya ?
> 
> Bakalan rame lagi nih...
> 
> 
> Yihahhhhh !
>


Rabu, 31 Okt 2007,

Harus Ganti Ketua Umum


Sidang Komite Asosiasi FIFA
JAKARTA - PSSI tidak lagi bisa mengelak. Otoritas sepak bola nasional 
itu harus mengganti ketua umumnya. 

Hal tersebut ditegaskan seiring keluarnya keputusan FIFA (Federasi 
Sepak Bola Internasional) yang menyebutkan bahwa PSSI harus melakukan 
pemilihan ketua umum kembali. Keputusan itu berdasar sidang komite 
asosiasi FIFA di Zurich, Swiss, Senin (29/10) lalu. 

Keputusan tersebut dilansir di situs resmi FIFA. Dalam situs resmi 
FIFA juga ditegaskan bahwa FIFA telah mengirimkan surat kepada PSSI 
pada Juni 2007. Dalam surat itu, FIFA menyatakan, pemilihan ketua 
umum PSSI di Munas 20 April 2007 di Makassar, Sulsel, tidak sesuai 
dengan batas waktu yang ditetapkan dalam pedoman dasar PSSI. Dalam 
situsnya, FIFA juga kembali menegaskan bahwa seseorang yang pernah 
tersangkut kasus kriminal tidak diperbolehkan ikut dalam pemilihan 
ketua umum.

Larangan serupa ditekankan untuk seseorang yang tengah menjalani 
hukuman penjara. Nah, jika mengacu pada keputusan FIFA yang 
dikeluarkan dari hasil sidang komite asosiasi FIFA tersebut, Nurdin 
Halid tentu saja sudah tidak layak lagi memimpin PSSI.

Mengapa begitu? Seperti yang sudah diketahui khalayak, Ketua Umum 
PSSI Nurdin Halid pernah mendekam di penjara pada 2004. Tahun ini, 
Nurdin juga kembali masuk bui. Pria asal Sulawesi Selatan itu dihukum 
dua tahun penjara karena kasus korupsi distribusi minyak goreng.

"Kami belum bisa mengambil langkah. Kami masih harus melakukan rapat. 
Kepemimpinan PSSI adalah kepemimpinan kolektif. Sangat tidak arif 
kalau kami menyikapinya secara pribadi-pribadi," tutur Subardi, 
anggota Executive Committee (komite eksekutif/Exco) PSSI, menanggapi 
keluarnya keputusan FIFA mengenai PSSI.

Apakah sikap tersebut kembali menyiratkan bahwa PSSI masih belum mau 
menyerah dengan keadaan? Mereka masih bersikeras mempertahankan 
Nurdin mengisi kursi ketua umum PSSI.

"Bukan seperti itu. Kami ingin mencermati terlebih dulu keputusan 
FIFA. Setiap keputusan FIFA tentunya dimaksudkan untuk kemajuan sepak 
bola. Tapi, menyangkut hal ini, kami masih perlu mengkaji keputusan 
mereka sebelum akhirnya kami mengambil sikap," papar Subardi.

"Kepengurusan PSSI kan merupakan amanat munas (musyawarah nasional). 
Karena itu, kami tidak bisa bersikap sendiri-sendiri. Sebab, setiap 
individu yang duduk di Exco pasti punya persepsi masing-masing. Untuk 
itu, kami perlu berkumpul untuk membahas secara seksama," lanjut pria 
asal Jogjakarta tersebut. (fim)




Kirim email ke