*Profil Klub Tertua di Dunia*

*Andi Abdullah Sururi - detikSport *



Jakarta - Pertandingan mereka hanya ditonton 300-an fans, semua pemainnya
tidak bekerja full time sebagai pesepakbola. Tapi Presiden FIFA Sepp Blatter
sampai menghadiri ulang tahun klub yang satu ini.



Tidak hanya Blatter, bos Inter Milan Massimo Moratti dan beberapa pemain
legendaris terbaik Inggris seperti Tom Finney dan kiper Gordon Banks, tampak
di tengah-tengah acara gala dinner pada 24 Oktober lalu di Sheffield
Cathedral.



Ada apa? Hari itu sebuah klub yang berbasis di kota Sheffield genap berusia
150 tahun. Sebagai puncak acara, Pele akan melakukan kickoff partai eksebisi
klub tersebut melawan Inter Milan.



Sheffield Football Club. Itulah namanya. Klub ini telah disahkan sebagai
klub pertama sekaligus tertua di dunia, dengan akta kelahiran 24 Oktober
1857. Pendirinya adalah Nathaniel Creswick dan William Prest, yang membentuk
klub ini dengan tujuan agar tim kriket mereka bisa tetap fit selama musim
dingin.



Sebagai klub pertama mereka merintis seni menyundul bola, memperkenalkan
tiang gawang dan korner. Inovasi lain adalah free kick pertama atas
pelanggaran, lemparan ke dalam yang benar, serta pertandingan pertama di
bawah sorot lampu (stadion).



Pernah mereka tak punya lawan tanding karena mereka-lah satu-satunya klub
sepakbola yang ada di dunia saat itu. Ide pun dibuat, pertandingan interen
digelar antara pemain yang sudah menikah versus yang masih bujangan, atau
para pekerja profesional melawan yang bukan.



Sheffield FC tak pernah jadi besar seperti dua klub lain di kota itu,
Sheffield United dan Sheffield Wednesday. Selama lebih dari satu abad mereka
nomaden dalam bertanding, dan baru menemukan markas sendiri di Bright
Finance Stadium sejak 2001, dengan kapasitas penonton hanya 1.200 orang.



Ditegaskan ketua klub Richard Tims, Sheffield FC merupakan sebuah klub
komunitas yang punya peran tersendiri dalam eksistensinya. Mereka mengelola
19 tim di berbagai level, mulai dari tim senior, yunior, tim wanita, sampai
tim para penyandang cacat.



Sheffield FC punya fans dari seluruh dunia yang secara reguler mengakses
situs resmi mereka (www.sheffieldfc.com). Pemasukan klub paling besar dari
penjualan pernak-pernik klub, baik dari toko maupun secara online.



Richard Tims adalah pria berusia 43 tahun yang dikenal enerjik. Ia mengelola
Sheffield FC dengan tiga orang staf, ikut menjual tiket, bahkan kalau perlu
membantu membuat garis di lapangan sebelum pertandingan.



Harapan Tims tak pernah muluk-muluk. Ia tentu ingin suatu hari klubnya bisa
memenangi Piala FA. Tapi mereka tahu diri dan saat ini yang paling realistis
adalah memenangi setiap pertandingan yang diikuti.



Sheffield FC saat ini bermain di Northern Premier League Division One South,
yang merupakan divisi non-Liga, atau kira-kira diposisikan sebagai divisi
tujuh dalam hirarki sepakbola Inggris.



"Mereka adalah orangtua dari setiap klub yang ada di dunia. Hanya di Inggris
Anda mendapati sebuah klub seukuran mereka tapi memiliki sejarah dan warisan
yang luar biasa," demikian tutur Blatter tentang klub tertua ini.



"Lihat apa yang telah mereka mulai. Pernah hanya mereka klub sepakbola di
dunia, tapi saat ini, kami rasa ada sekitar 300 ribu klub bermain setiap
akhir pekan. Mereka telah membantu memulai sesuatu yang fantastis,"
sambungnya dikutip Reuters.



HUT ke-150 klub tertua itu telah selesai. Kini Sheffield FC dipastikan
keluar lagi dari hingar-bingar pemberitaan media massa, dan berkutat lagi
dengan statusnya sebagai klub gurem. Tapi biar gurem, mereka adalah bagian
amat penting dalam sejarah sepakbola. Hanya Sheffield FC dan Real Madrid
yang menyandang penghargaan FIFA Order of Merit.


-- 
============================
Best Regards,
RIO Manaloe

Multiply: http//manaloe.multiply.com
Friendster: [EMAIL PROTECTED]

-- rejoice in the Lord always --


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke