Panpel Sediakan 80.000 Tiket,
Wasit Asal Iran Pimpin Duel Indonesia vs Suriah

 Torky Mohsen, wasit asal Iran, akan memimpin pertandingan bergengsi antara
timnas senior Indonesia dengan timnas Suriah pada babak kedua pra
kualifikasi Piala Dunia 2010 Afsel, Jumat (9/11) malam di Stadion Utama
Gelora Bung Karno, Jakarta.

Laga antara timnas senior Indonesia dengan Suriah ini akan dilangsungkan
mulai pukul 19.00 wib, dan menurut rencana akan ditayangkan langsung oleh
RCTI.

FIFA sudah memastikan jajaran perangkat pertandingan untuk memimpin duel
timnas senior Indonesia dengan Suriah ini, kemarin. Lima diantara perangkat
pertandingan tersebut berasal dari Iran. Selain wasit tengah Torky Mohsen,
wasit asal Iran lainnya adalah Safiri Ismaeil, Shakour Heydar, dan Mombini
Hedayat.

Satu-satunya perangkat pertandingan yang bukan dari Iran adalah
match-commissioner Yap Nyim Keong, dari Malaysia.

Tim Suriah, menurut keterangan, akan tiba di Jakarta Rabu (7/11) dengan 18
pemain dan lima ofisial. Suriah saat ini menempati posisi 126 dalam
peringkat terbaru FIFA, hanya terpaut satu strip di bawah Indonesia yang
berada di urutan 125.

Tidak berselisih jauhnya peringkat Indonesia dan Suriah ini mencuatkan
perkiraan bahwa pertarungan kedua tim di secound-round Pra Piala Dunia Afsel
2010 ini akan tersaji ketat.

Walau demikian, timnas Indonesia dinilai memperoleh keuntungan sendiri
karena berkesempatan menjadi tuan rumah pada laga pertama. Untuk itu,
Bambang Pamungkas dkk harus memaksimalkan dukungan maksimal dari penonton.

"Saya yakin dukungan maksimal dari penonton akan meningkatkan adrenalin para
pemain, mengulang penampilan mereka seperti di Piala Asia pada Juli lalu,"
jelas Rahim Soekasah, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Senin (5/11) di
Senayan.

Rahim Soekasah yakin, pecinta sepakbola nasional sangat merindukan
penampilan menawan timnas sebagaimana yang disuguhkan Bambang Pamungkas dkk
di Piala Asia lalu. "Oleh karena itu saya optimistis timnas akan memuaskan
keinginan pendukungnya," ungkap Rahim Soekasah.

Jumlah penonton yang menyaksikan rangkaian pertandingan babak penyisihan
grup Piala Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, jauh lebih
tinggi dibanding tiga tuan rumah babak penyisihan Piala Asia 2007 lainnya
yakni di Kuala Lumpur, Hanoi dan Vietnam.

Suksesnya penyelenggaraan Piala 2007 secara keseluruhan tak terlepas dari
entuasime luar biasa pecinta sepakbola nasional. Tidak berlebihan jika
karena itu Presiden Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) Mohamed bin Hammam dan
Presiden FIFA Joseph Sepp Blatter memberikan apresiasinya yang luar biasa.

Sekarang, guna lebih merangsang kedatangan para penonton pada laga antara
timnas senior Indonesia dengan timnas Suriah, harga tanda masuk ke SUGBK
diputuskan untuk diturunkan. Harga tiket bervariasi antara Rp 150.000 hingga
Rp 15.000.

Tiket untuk kategori I Barat adalah Rp 150.000, sementara VIP Timur Rp
100.000, dan berturut-turut Rp 50.000, Rp 25.000 dan Rp 15.000 untuk
kategori II sampai IV.

"Jumlah tiket yang akan kita cetak sekitar 80.000-an lembar," ungkap
Muhammad Zein, anggota Komite Eksekutive (Exco) PSSI yang menjadi ketua
panitia pelaksana pertandingan timnas senior Indonesia dengan Suriah ini,
seusai rapat Senin (5/11) sore di Senayan.

Zein menyebutkan, penurunan harga tiket memang dilakukan untuk lebih
menjaring kehadiran penonton, sekali pun dia yakin pecinta sepakbola
nasional sudah tidak sabar menantikan penampilan Bambang Pamungkas dkk.(Adi)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke