Real Madrid dan Barcelona tidak hanya bersaing di Primera Liga, tetapi kedua raksasa Spanyol ini juga bersaing dalam membentuk pemain-pemain muda yang handal. Banyak diantara pemain2 muda tersebut kini menjadi pemain yang handal di klubnya masing-masing. Tetapi juga banyak pemain2 muda yang tidak berkembang setelah lepas dari level junior (banyak terjadi di Madrid), entah karena kebijakan klub yang ingin langsung membeli pemain jadi atau langsung dibajak klub lain sebelum mentas di level senior.
Apa jadinya jika lulusan akademi sepakbola Madrid dan Barcelona yang masih aktif di kumpulkan kembali dan dipertemukan dalam sebuah laga? Tentunya akan sangat menarik melihat kumpulan pemain yang penuh bakat (saat junior) beradu skill dan taktik. Gw akan coba menyusun pemain2 yang telah berpencar-pencar itu menjadi sebuah tim. Real Madrid (4-4-2) : Iker Casillas; Miguel Torres, Alvaro Mejia, Raul Bravo, Alvaro Arbeloa; Luis Garcia, Guti Hernandez, Esteban Cambiasso, Ivan Riki; Raul Gonzalez, Roberto Soldado Cadangan : Santi Canizares, Francisco Pavon, Oscar Minambres, Mista, Javier Portillo Pelatih : Rafa Benitez Barcelona (3-4-3) : Jose Reina; Oleguer Presas, Carles Puyol, Gerard Pique; Xavi Hernandez, Cesc Fabregas, Mikel Arteta, Andres Iniesta; Giovanni dos Santos, Bojan Krkic, Lionel Messi Cadangan : Victor Valdes, Thiago Motta, Mikel Arteta, Luis Garcia, Albert Luque Pelatih : Juande Ramos [Non-text portions of this message have been removed]
