------Original Message------ From: Don Rudy >> OOT - Gw pernah denger, kalau soal bangunan orang arsitek bertanggun jawab atas keindahan dan insinyur sipil bertanggung jawab atas kekuatan. Insinyur sipil adalah posisi yang sangat tidak menguntungkan, karena sulit sekali memenuhi idealisme dari para arsitek yang mementingkan keindahan namun tidak "mau tahu" bahwa terkadang sulit sekali memadukan keindahan dan kekuatan. Disitulah saya melihat tugas seorang insinyur sipil sangat berat dengan apresiasi yang sangat minim. Kalau ada bangunan bagus pasti orang bertanya, "Siapa arsiteknya?" tapi kalau ada jembatan roboh, orang akan bertanya "Siapa insinyurnya(sipil) yang membangun jembatan ini?" _________________________
Arsitek juga ngga asal desain kok, tapi arsitek juga harus mengerti dasar2 konstruksi dan kekuatan bangunan. Ini mata kuliahnya mekanika teknik 8sks, dan mata kuliah struktur & konstruksi 12 s/d 14 sks. Teknik sipil lebih ke implementasi dipembangunan. Arsitek ga ambil pusing ngebangunnya gimana, butuh berapa tenaga kerja, dan butuh berapa banyak semen, ini orang sipil yg hitung. Jadi kalo ada bangunan rubuh karena ngga kuat, arsitek juga harus kena damprat. Satu lagi, kalo pondasi (yg dalam tanah) ini yg desain adalah sipil, arsitek kagak tau apa2 urusan pondasi.
