Ups, ini saatnya menang ! Head to Head 03-10-2007 Liverpool v Marseille 0-1 (Liga Champions) 25-03-2004 Marseille v Liverpool 2-1 (Piala UEFA) 11-03-2004 Liverpool v Marseille 1-1 (Piala UEFA)
Selasa, 11 Des 2007, IBARAT FINAL Marseille v Liverpool PARIS - Dari jatah total 16 tiket lolos fase knockout Liga Champions musim ini, baru sembilan tiket yang sudah bertuan. Sedangkan tujuh tiket sisa bakal diperebutkan hingga matchday keenam atau laga pemungkas fase penyisihan grup dini hari nanti. Tensi persaingan yang paling panas tersaji di Grup A. Empat tim sama- sama memiliki peluang yang sama besar untuk lolos. Pasalnya, koleksi poin yang dikumpulkan empat klub di grup ini saling terpaut tipis. Bahkan, pemuncak klasemen FC Porto (delapan poin) belum pasti lolos. Apalagi, finalis musim lalu Liverpool yang sementara ini tercecer di urutan ketiga dengan koleksi tujuh poin. Hasil buruk di awal perjalanan musim ini memaksa juara Eropa lima kali tersebut berada pada posisi kritis. Jika tidak tersingkir lebih dini, tak ada pilihan lain bagi The Reds -julukan Liverpool- kecuali merebut poin penuh (menang) pada laga hidup-mati menantang tuan rumah Olympique Marseille di Stade Velodrome dini hari nanti (tayangan langsung RCTI mulai pukul 02.45 WIB). The Reds bisa saja merebut tiket lolos meski bermain imbang dengan Marseille. Itu terjadi kalau Besiktas (tim yang dikalahkan Liverpool dengan skor 8-0) di luar dugaan berhasil mengalahkan tuan rumah FC Porto. Tapi, sangat riskan bagi Steven Gerrard dkk untuk menggantungkan nasib kepada tim lain. Manajer The Reds Rafael Benitez menganggap duel hidup-mati tersebut ibarat partai final. "Kami telah berpengalaman tampil di partai final. Jadi, kami akan melakukan hal yang sama seperti yang kami lakukan sebelumnya. Ini adalah laga yang sangat penting. Saya yakin, para pemain mampu menghadapi situasi penuh tekanan ini dengan tenang," ujar Rafa (sapaan Benitez) seperti dilansir situs resmi klub. "Sejak saya duduk di kursi manajer The Reds, kami berhasil menembus final tujuh kali (semua ajang). Kami mampu memenangi empat di antaranya," kata pelatih asal Spanyol itu. Ya, tidak ada alasan lagi bagi Rafa untuk gagal. Apalagi, demi berkonsentrasi penuh menghadapi Marseille, mereka sampai harus mengorbankan laga Premier League. Konsentrasi mereka tersedot. Akibatnya, saat dijamu Reading di Madejski Stadium akhir pekan lalu, penampilan tim asuhan Rafael Benitez itu menjadi kacau-balau. Mereka pun menyerah 1-3 (1-1). Itulah kekalahan pertama The Reds di Premier League musim ini. Mereka pun tertahan di posisi keempat dengan 30 angka dari 16 laga. Dalam kondisi tertinggal 1-3, Rafa mengambil keputusan "aneh." Striker andalannya, Fernando Torres, ditarik keluar. Sepuluh menit kemudian, giliran kapten Gerrard dan terakhir Carragher. "Saya menarik keluar mereka karena menganggap kami sudah tak mungkin lagi bisa mengejar setelah tertinggal 1-3. Lagi pula, kami bakal menghadapi banyak laga penting beberapa pekan ke depan. Saya ingin memastikan para pemain pilar dalam kondisi fit," terangnya. (roq) Gengsi Lawan Mantan Jawara Jalan terjal harus dilalui Liverpool. Setelah bertandang ke Marseille, tim berjuluk The Reds itu memang harus menjalani big match lain, yakni menjamu musuh tradisionalnya, Manchester United. Sebaliknya, menjelang bentrok hidup-mati, sang rival, Marseille, mengantongi modal yang sangat berharga. Tim besutan Eric Gerets tersebut memetik kemenangan 2-0 atas AS Monaco dalam lanjutan Ligue 1. Tren positif di pentas Ligue 1 itu makin menambah rasa percaya diri Lorik Cana dkk yang berjanji bakal tampil habis-habisan di depan pendukung mereka. "Kalau bicara materi pemain, kami memang berbeda kelas dibandingkan mereka (Liverpool). Tapi, kali ini kami bakal tampil di kandang sendiri. Kami pasti bakal menyulitkan mereka," tegas kapten tim Marseille Lorik Cana. Sesumbar Cana itu bukan mengada-ada. Marseille terbukti berhasil merepotkan Liverpool pada pertemuan sebelumnya. Lebih tepatnya, pada matchday ke-2 awal Oktober lalu. Marseillais -julukan Marseille- di luar dugaan berhasil mencuri poin sempurna dengan memecundangi Liverpool (1-0) di depan publiknya sendiri. Sukses tersebut sekaligus menahbiskan mereka sebagai klub Prancis pertama yang mampu memecundangi Liverpool di Anfield. Berbekal sukses di Anfield itulah yang menebalkan rasa percaya diri Lorik Cana dkk ketika harus menghadapi The Reds di Stade Velodrome dalam laga pemungkas Grup A. Eric Gerets dan pasukannya berambisi sekali lagi menundukkan juara Eropa lima kali tersebut sekaligus merebut tiket lolos fase knockout (babak 16 Besar). Optimisme Marseillais semakin menjadi-jadi setelah akhir pekan kemarin mereka menang 2-0 atas AS Monaco di Ligue 1. Kalau menang, Marseille bakal memastikan tiket lolos ke fase selanjutnya sekaligus menyingkirkan finalis Liga Champions musim lalu itu. Seandainya berakhir imbang, Marseille bakal tetap lolos asalkan Besiktas gagal menang di kandang FC Porto. (roq) Perkiraan Pemain MARSEILLE (4-5-1): 30-Mandanda (g); 3-Taiwo, 4-Rodriguez, 32-Givet, 24-Bonnart; 28-Valbuena,19-Cana, 7-Cheyrou, 6-Ziani, 10-Zenden; 11- Niang. Cadangan : 1-Carrasco, 5-Faty, 15-Zubar, 8-Oruma, 13-Arrache, 14- N'Diaye, 22-Nasri Pelatih : Eric Gerets LIVERPOOL (4-4-2): 25-Reina (g); 17-Arbeloa, 23-Carragher, 4-Hyypia, 6-Riise; 20-Mascherano, 8-Gerrard, 19-Babel, 7-Kewell; 18-Kuyt, 9- Torres. Cadangan : 30-Itandje,12-Aurelio,39-Darby, 22-Sissoko, 10-Voronin,19- Babel, 15-Crouch Pelatih : Rafa Benitez Head to Head 03-10-2007 Liverpool v Marseille 0-1 (Liga Champions) 25-03-2004 Marseille v Liverpool 2-1 (Piala UEFA) 11-03-2004 Liverpool v Marseille 1-1 (Piala UEFA) Facts And Figures 1. Ini adalah pertemuan keempat bagi kedua klub di ajang Eropa. Pada tiga pertemuan sebelumnya, Marseille dua kali mengalahkan Liverpool dan sekali bermain imbang. Termasuk kemenangan di Anfield 3 Oktober lalu. 2. Saat mengalahkan Liverpool di Anfield, 3 Oktober lalu, pelatih Marseille Eric Gerets melakoni debutnya sebagai pelatih setelah menggantikan Albert Emon. 3. Musim lalu, Gerets menukangi Galatasaray dan mencatatkan kemenangan 3-2 saat bertemu Liverpool di matchday ke-6 Liga Champions. Sebaliknya, saat masih menukangi Valencia, Rafael Benitez pernah mengalahkan Marseille di partai final Piala UEFA 2003/2004.
