Sebelum Capello bawa Madrid juara musim 96/97, terakhir Madrid juara liga musim 94/95. Jadi cuma ada jeda musim 95/96. Secara mental, Madrid ga terpuruk karena ga juara 1 musim. Yang dilakukan Capello adalah membawa pemain-pemain seperti Carlos, Suker, Mijatovic dan Seedorf dan merevolusi gaya Madrid dengan orientasi menang tanpa gaya. Untuk bukti sahih, selisih gol Madrid waktu itu 85-36 dengan 92 poin bandingkan dengan Barca 102-48 dengan 90 poin.
Gue pikir ga salah kalo dibilang Madrid ala Capello jadi pondasi mereka ketika merebut juara Champion 97/98. Tapi untuk 2 gelar berikutnya, Del Bosque lah yang pantes disebut orang paling berjasa.
