[rudy]
Sekarang Inggris bisa berharap lagi deh menjadi Juara Dunia. Gw salah
satu penggemar Capello dan ga habis pikir kenapa FIGC ga memberi
kesempatan untuk melatih Azzurri. Mungkinkah "Timing-nya yang ga
pernah tepat?"
Menurut pengamatan gw pelatih2 Italia ketika meniti karir di klub
berharap kesuksesan dan pada akhirnya mendapat kesempatan di La
Nazionale. Sebagai contoh Ancelotti, dia sudah mengungkapkan minatnya
melatih Azzurri dari mulai sekarang hanya karena dia berharap FIGC
mempertimbangkan namanya ketika Azzurri butuh seorang pelatih.
Sacchi, Trappattoni, dan Lippi adalah pelatih2 besar Italia yang
sukses di klub dan kemudia mendapat kesempatan melatih La Nazionale.
Sacchi nyaris membawa Azzurri meraih gelar Juara Dunia 1994 sebelum
kalah melawan Brazil di partai final. Mr. Trap memang gagal tapi tidak
bisa dibilang gagal total, Lippi mengakui dia melanjutkan kerja Mr.
Trap yang belum rampung dan akhirnya menjadi Juara Dunia 2006.
Dan, tiba2 semuanya berubah...Donadoni melatih Italia tanpa "prestasi"
gemilang di level klub, kemudian Capello melatih Inggris. Ga kebayang
kalau Italia ketemu Inggris di Piala Dunia?
Tapi generasi emas pelatih Italia tidak pernah redup, di era sekarang
ada Ancelotti, Donadoni, Mancini, Spalletti, dan Prandelli yang siap
menjadi Pelatih Besar Italia berikutnya.
Ciao
[/rudy]

Selasa, 18/12/2007 14:11 WIB
Lippi Sesalkan Pilihan Capello
Doni Wahyudi - detikSport

wikipedia
Roma - Keputusan Fabio Capello menerima pinangan FA tak cuma
mengundang pro-kontra di Inggris. Di negara asalnya, Italia, Marecllo
Lippi menyayangkan keputusan Don Fabio melatih Inggris.

Bukan atas dasar ketidaksukaan pada Inggris yang membuat Lippi
menyayangkan terjadinya kesepakatan Capello dengan FA. Yang lebih
disesalkannya adalah tertutupnya peluang Capello membesut Gli Azzurri.

"Dia selalu bilang, bahkan beberapa tahun lalu, kalau dia akan
tertarik melatih Italia. Saya pikir sangat disayangkan kita kehilangan
seseorang sebesar dia," ungkap Lippi di Goal.

Dengan usia 61 tahun Capello sebenarnya masih berpeluang melatih tim
lain saat kontraknya habis empat tahun mendatang. Sayangnya dia justru
sempat menyatakan kalau The Three Lions adalah tim terakhir yang akan
dibesutnya, sebelum akhirnya pensiun.

Sebelum Capello akhirnya terpilih sebagai suksesor Steve McClaren,
nama Lippi juga sempat santer diberitakan bakal menjadi pelatih baru
Inggris, juga beberapa klub di sana. Tapi karena kendala bahasa,
mantan pembesut Juventus itu memutuskan menolaknya.

"Fakta bahwa Anda harus berbicara bahasa Inggris adalah salah satu
alasan saya menolak tiga atau empat tawaran dari klub di sana. Saya
selalu mengatakan bahwa seorang pelatih harus berusaha berbicara
dengan pemainnya melalui hati, dan itu tidak mungkin dilakukan dengan
menggunakan penerjemah," pungkas Lippi. (din/din)

-- 
Cavaliere
AC Milan atau tidak sama sekal!

Kirim email ke