London - Don Capello is the boss. Pelatih top Italia menunjukkan 
sebagian gaya kepemimpinannya menjelang pertandingan pertamanya 
bersama tim nasional Inggris.

Tim pertama pilihan Capello langsung bergabung dengan sang bos baru 
pada hari Senin (4/2/2008) lalu, setelah agenda pertandingan Liga 
Inggris akhir pekan lalu selesai. Mereka menyewa sebuah hotel di 
Watford selama mempersiapkan diri menghadapi laga persahabatan 
melawan Swiss di Wembley hari Rabu besok.

Menurut keterangan "orang dalam" yang dikutip The Sun, Capello 
menerapkan beberapa aturan cukup ketat buat para pemain, di 
antaranya:

- Tidak ada toleransi untuk segala keterlambatan, larangan room 
service, dan ponsel hanya boleh digunakan di kamar tidur.

- Para pemain mesti makan bareng dengan mengenakan pakaian yang 
pantas. Mereka juga harus memakai pakaian tim yang telah disediakan, 
baik saat tampil di depan publik maupun di pertandingan.

- Para pemain akan dipanggil dengan nama belakangnya.

======================
Alfonso: Hukum diktator dia terkecuali bagi Joe Cole dan Ashley 
Cole. Untung Carlton Cole ga bisa main bola dan Andy Cole udah gaek. 
Juga, gimana cara dia panggil Shaun-Wright Philips?
======================

- Anak-istri, pacar, relasi, atau para agen untuk sementara waktu 
tidak diizinkan berkunjung. 

Bek Rio Ferdinand mengiyakan poin ketiga. "Dia memanggil saya dan 
sebagian besar pemain lain dengan nama belakang kami. Staf pelatih 
dia juga melakukan hal itu," tukasnya. 

Sementara itu Steven Gerrard, yang diperkirakan bakal menyandang ban 
kapten pada pertandingan tersebut, menggambarkan hubungan mereka 
yang baru mulai dijalin ini.

Ia sepertinya mulai merasakan karakter Capello yang punya prinsip 
tidak akan menjadi "teman" untuk pemainnya. Prinsip itu dimaksudkan 
supaya tidak ada bias kepentingan personal pada keputusan yang 
diambil. Ia tak mau memilih atau memainkan pemain tertentu hanya 
karena berteman dekat, dan sebagainya.

"Fabio selalu menjaga kami agar tidak meninggi. Selama ada respek 
besar di antara manajer dan pemain-pemainnya, saya rasa tidaklah 
penting kalau dia tidak dekat dengan kami," ujar gelandang Liverpool 
itu. 

"Ini bukan soal kenikmatan hubungan Anda dengan manajer, tapi ini 
menyangkut keseriusan dan memperoleh hasil-hasil (yang baik) dengan 
seragam Inggris."

Kirim email ke