[rudy]
Gw salut ama La Gazzetta, walaupun mereka berbasis di Milan bukan
berarti mereka selalu memposisikan diri mendukung tim2 dari kota
Milan. Ga seperti AS yang condong ke Madrid dan Marca yang condong ke
Barcelona karena basis kantor mereka di kota-kota tersebut(cmiiw).
Kemarin2 Collina hanya mengatakan 1 hal terhadap kasus ini "Tidak adil
membandingkan kinerja wasit dengan rekaman televisi". Bener juga sich,
sudut pandang wasit dalam sebuah pertandingan sangat terbatas. Apalagi
di Serie A sekarang banyak wasit2 baru yang belum berpengalaman di
level Serie A. Collina sendiri yang memutuskan untuk melakukan
peremajaan wasit.
Kontroversi soal wasit dimanapun selalu ada selama penyelenggara
pertandingan masih kekeuh ga mau menggunakan rekaman pertandingan
untuk keputusan2 tertentu.
Ciao
[/rudy]

Rabu, 06/02/2008 11:33 WIB
Wasit Rugikan Juventus
Andi Abdullah Sururi - detikSport

(AFP/Carlo Baroncini)
Milan - Italia masih menyibukkan diri dengan kontroversi wasitnya.
Koran olahraga terbesar di Negeri Pizza itu, Gazzetta dello Sport,
sampai membuat analisis sendiri yang berpotensi kontroversial.

Kesimpulannya saja sensasional karena menganggap Juventus layak
memimpin klasemen sementara Seri A, bukannya Inter Milan. Dasarnya? Ya
itu tadi: kepemimpinan wasit di lapangan.

Dilansir Goal, harian tersebut membuat tabel "tandingan" dengan
memperhitungkan keputusan-keputusan wasit yang dinilai keliru dan
akibatnya merugikan tim-tim tertentu. Nah, di situ mereka menganggap
Juve yang paling tidak beruntung.

Tim asuhan Claudio Ranieri itu dianggap kehilangan tujuh poin karena
keputusan-keputusan wasit. Itu berarti mereka "seharusnya" sudah
mengantongi 48 angka sejauh ini dan berhak berada di puncak.

Sebaliknya, Inter dinilai baru "sah" dengan 45 poin, bukan 53 seperti
fakta saat ini. Mereka beranggapan klub besutan Roberto Mancini itu,
yang belakangan seperti dijadikan "tersangka" utama dalam kontroversi
wasit, memperoleh keuntungan delapan poin dari kepemimpinan wasit.

Tim lain yang dinilai cukup sering dirugikan wasit adalah AC Milan.
Harga dari kerugian itu ditaksir delapan poin, sehingga Paolo Maldini
cs dianggap pantas bertengger di peringkat empat saat ini.

Dari 20 kontestan, hanya lima tim yang dianggap "netral" alias
pertandingan mereka berlangsung "sebagaimana mestinya", tanpa
kontroversi keputusan wasit. Lima tim tersebut adalah AS Roma,
Palermo, Sampdoria, Napoli, dan Parma.

Catatan tabel tandingan versi Gazzetta ini diperkirakan menambah
sengit perdebatan soal wasit di Italia -- dan bakal menyulut kemarahan
tifosi Inter. Yang cukup unik, Gazzetta berbasis di kota Milan dan
dinilai memainkan peran cukup besar dalam membongkar skandal
Calciopoli dua tahun lalu, yang menjadikan Juventus sebagai
"terpidana" utama karena kerap menyogok wasit.

Berikut ini tabel tandingan tersebut. Poin yang pertama disebutkan
adalah versi Gazzetta, sedangkan yang di dalam kurung adalah fakta
saat ini:

1. Juventus 48 poin (41)
2. Inter 45 (53)
3. Roma 45 (45)
4. Milan 41 (33)
5. Fiorentina 36 (37)
6. Atalanta 33 (29)
7. Palermo 28 (28)
8. Sampdoria 28 (28)
9. Udinese 28 (33)
10. Napoli 27 (27)
11. Genoa 26 (28)
12. Reggina 25 (18)
13. Lazio 24 (23)
14. Livorno 23 (21)
15. Catania 21 (23)
16. Siena 21 (20)
17. Parma 19 (19)
18. Torino 18 (21)
19. Cagliari 16 (14)
20. Empoli 15 (16)

(a2s/krs)

-- 
Cavaliere
AC Milan atau tidak sama sekal!

Kirim email ke