Strategi Milan sangat tepat.
Main lamban, membosankan dan menyebalkan.
Keliatannya Milan udah cukup punya senjata buat hadapin tim2 Inggris Raya
yang kebanyakan cuma andalin fisik dan speed ketimbang teknik.
Ditambah faktor stadion Emirates yang megah dan keren tapi gak sangar bikin
Brigate Ultrasnya Milanisti jadi yang lebih kenceng suaranya.

Kalac yang tadinya diragukan ternyata main mantap, coba bayangin kalo Kalac
cedera harus pakai Fiori (41 tahun) yang terakhir main tahun 2004 di
kompetisi resmi.
Kesalahan Arsenal gw pikir adalah jiwa muda mereka bikin mainnya jadi
terkesan buru2. Milan yang sangat sabar cenderung lebih kuasai visi
permainan walau under-pressure praktis sepanjang waktu.
Gak salah kalo di akhir game komentator bilang : Milan defended briliantly
like European Champions as they are!!
Mantap.
Satu lagi. Komentator Star Sport sepanjang pertandingan terus muji Paolo
Maldini yang dibilang sebagai personal yang sangat luarbisa atas
pengabdiannya di sepakbola dengan penuh dedikasi dan jiwa yang sangat
sportif.
Mantap lagi.

Hasil 0-0 sebenernya buat gw pribadi agak bikin nyap2 juga. Milan selalu
bagus dalam kondisi tertekan di babak KO.
Tahun lalu posisi sulit setelah leg 1 vs Muenchen dan MU, serta under-dog di
final vs Liverpool semua bisa diatasi.
Kalo sekarang start leg 2 posisi 0-0 gw rada ngeri aja tapi gw tetep percaya
juga sih kapabilitas Milan sebagai gak cuma Juara Eropa tapi juga JUARA
DUNIA.

Last but not least.
Jersey Milan asli keren banget dengan lambang JUARA DUNIA di dada kanan.
Ada tim lain yang pake?

HANYA AC MILAN !!!!!!

Ciaooooooooooooooo



-- 
= Terlahir kaya atau miskin adalah takdir =
= Tetap menjadi kaya atau miskin adalah pilihan =


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke