Oh, tulisannya dibuat sebelum Italia disikat sama Spanyol.. ya wajarlah..
Lagipula Aragones kan memang rendah hati [:)] .. Yang bisa dipelajari dari Italia kayaknya sih, kita tidak perlu berusaha bermain bagus untuk jadi juara dunia.. yang penting bisa memanfaatkan peluang, dan mudah2an menang. Betul? ciao -- bram yang masih matador -- --- In [email protected], Kresna Panggabean <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kalo di level Piala Dunia emang Spanyol gak ada apa-apanya dibanding Italy. > > Tapi apa yang bisa ditiru dari Italy oleh Spanyol untuk Piala Eropa???? > Spanyol ama Italy di level Piala Eropa sama aja, sama-sama cuma menang sekali sampe saat ini. Italy bahkan walaupun jadi finalis di Euro 2000, di tahun-tahun sebelumnya bahkan paling mentog semifinalis (1988) tahun 1992 malahan gak lolos. > > Adiossss > > > Don Rudy [EMAIL PROTECTED] wrote: > 25/03/2008 23:53 | Goal.com > Aragones: Spanyol Perlu Belajar dari Italia > Spanyol perlu belajar dari Italia jika ingin menghapus reputasi buruk saat > tampil di turnamen akbar. Demikian dikatakan pelatih tim nasional negeri > matador itu, Luis Aragones. > > Pelatih tim nasional Spanyol, Luis Aragones, mengatakan bahwa Spanyol harus > mengambil pelajaran dari Italia jika ingin menghapus reputasi buruk sebagai > tim pecundang di turnamen besar. Maksudnya, Spanyol perlu meniru Italia agar > meraih sukses di ajang Piala Eropa dan Piala Dunia. > > ''Baru-baru ini, saya baca di surat kabar seorang pemain mengatakan bahwa > timnas Spanyol kurang kompetitif,'' kata Aragones dalam konferensi pers > sebelum laga melawan Italia di Elche, Rabu (26/3). ''Ada kalanya kami > memiliki tim yang mampu melangkah lebih jauh, tapi kami tidak bisa > melakukannya.'' > > Italia, masih menurut Aragones, memiliki pemain bagus dan secara fisik > sangat kuat. Italia memiliki sekumpulan pemain cerdas, yang tahu bagaimana > berkompetisi di turnamen besar. Aragones mengatakan meski memainkan gaya > sepak bola berbeda dari Italia, Spanyol dapat belajar banyak bagaimana sikap > pemain Italia. > > ''Kami harus belajar bagaimana Gennaro Gatusso, pemain AC Milan, bersikap,'' > katanya. ''Gatusso pemain hebat. Dia mengajarkan kita bagaimana berkorban > untuk tim di suatu pertandingan.'' > > Spanyol hanya sekali memenangkan turnamen besar, yaitu ketika menjuarai > Piala Eropa 1964, dengan mengalahkan Uni Soviet 2-1 di Madrid. Setelah itu, > mereka tidak pernah mencapai level tertinggi di Piala Eropa dan Piala Dunia. > *Gusti Satya > > -- > Cavaliere > AC Milan atau tidak sama sekal! > [Non-text portions of this message have been removed]
