Kopi, kerupuk, kacang, pisang keju... Itulah yang saya jumpai di 
dalam ruangan Hotel Santika Palmerah, Rabu (2 April) sore jam 17:55 
dalam acara "Anugerah Atlet Terbaik 2007" yang diselenggarakan 
Tabloid BOLA.

Sebagai undangan dari Tabloid BOLA dan Oom Suryo (lagi sakit ya, 
Kang?) dalam status moderator milis BOLA, saya juga bertemu dengan 
banyak atlet-atlet yang pernah/sedang berjaya.

Chris John yang tidak stop-stop terkekeh-kekeh saat meladeni foto 
dengan fans. Ade Rai yang berkemeja putih dan guanteng lebih tampak 
seperti aktor ketimbang binaragawan. Tidak ketinggalan, Suryo Agung 
Wibowo, pemecah rekor SEA Games 2007 dalam lari 100 meter, yang 
mengikutsertakan anak istrinya. Saya lagi membayangkan apa yang 
membedakan kaki manusia tercepat ASEAN ini dengan kaki saya.:D Suryo 
terpilih sebagai atlet terbaik tadi malam.

Tak lama kemudian, tampak pasangan suami istri peraih medali emas 
Olimpiade Barcelona 1992. Iya, Susi Susanti dan Alan Budikusuma. 
Alan tampak gemuk dan banyak mengobral senyum. Dia menjawab "Gugup!" 
sambil tertawa saat saya tanya apa perasaan dia di podium tertinggi 
Barcelona 1992. Sementara Susi kelihatan capek dan kebetulan saat 
seremoni, mereka berdua duduk tepat di depan saya. Susi Susanti 
terdeteksi menguap 3 kali dan sekali dia menyandarkan kepalanya di 
bahu Alan. Tak disangka, orang Indonesia yang mendapat medali emas 
pertama kali itu -dan orang yang pernah membuat Indonesia sangat 
dikenal dunia itu- juga bisa letih. hehe...

Kebetulan teman saya Hidayat Setiawan hadir sebagai undangan juga. 
Beliau adalah Marketing Manager Percetakan Gramedia, percetakan yang 
mencetak BOLA dan KOMPAS. Dia mengenalkan saya ke Pak Yohannes BW, 
direktur Percetakan Gramedia. Pak Yohannes bercerita bahwa dia 
memulai kerja di Gramedia sebagai tukang print, 35 tahun silam! Saya 
menikmati bercerita dengan mereka.

Walau sesama moderator, baru malam tadi saya bertemu dengan Pak 
Samuel Rismana yang hadir dengan 5 punggawa Indomanutd-nya. Tampak 
wibawa dengan kostum hitam merahnya. Sepertinya anggotanya mengikuti 
langkah kemana pun Pak Sam berjalan. Saya dikenalin Pak Sam ke 
Andi "si Biji Kece" Yanianto. Punya kharisma kebapakan Bung Biji 
Kece.:p Juga ada Ian Situmorang (pemred BOLA) dan Arief Kurniawan 
(Wapemred BOLA). Sebelumnya oleh Pak Yohannes (direktur Gramedia), 
saya dikenalin ke pendiri BOLA, Pak Sumohadi Marsis (kini di KONI). 
Pak Sumo kalau tidak salah adalah satu-satunya wartawan Indonesia 
yang hadir di Piala Dunia 1986.

Oh ya, ada 1 pemain bulutangkis tunggal putri yang bernama 
Firdasari. Lumayan manis juga cewek satu ini. Tinggi dan punya aura. 
Kita ga lupa tuker2an email dan foto bareng. hehe... Moga2 satu hari 
nanti bisa jadi juara dunia ya Fir.

Udah jam 3:10 pagi skrg. Sampai skrg, Arsenal 1 - Liverpool 1. 
Fenerbahce dan Chelsea juga ikut2an angka yang sama.

Alfonso

Kirim email ke