Musim ini wasit benar2 memberi angin segar buat MU, terutama saat main di kandang.
Terutama lagi saat MU harus menjamu tim2 besar. Setelah membuat pincang Liverpool dgn KM kpd Mascherano kemarin, wasit ternyata juga mempecundangi Arsenal dgn hadiah penaltinya. Ya sudah. Sukses utk MU. Next games vs Blackburn dan Chelsea. Tapi ini partai tandang. Jadi jangan harap dpt "bola2 empuk" dari wasit. *nyelem... Senin, 14 Apr 2008, FOKUS THE BLUES 2 Man Utd v Arsenal 1 (Matchday 34) MANCHESTER - Manchester United membuktikan kualitasnya sebagai favorit juara Premier League musim ini. United makin dekat dengan podium tertinggi menyusul kemenangan penting 2-1 (0-0) atas rival utama, Arsenal, di Old Trafford tadi malam WIB. Kemenangan yang berpotensi melapangkan jalan United mempertahankan gelar sebagai tim terbaik di kompetisi teratas Negeri Britania Raya tersebut. Ya, selain makin menancapkan kuku United di puncak klasemen sementara, tim besutan Sir Alex Ferguson itu menjauhkan Arsenal dari salah satu penghalang meraih gelar. The Red Devils (julukan Manchester United) memperlebar gap dengan The Gunners (julukan Arsenal) yang ada di peringkat ketiga, menjadi sembilan poin (71-80). Dengan empat laga tersisa, sulit bagi Arsenal menyaingi United sekalipun secara hitungan matematis masih ada kans. Tim yang masih berpotensi menyulitkan United adalah runner-up Chelsea yang dini hari nanti WIB berpotensi meraih tiga angka saat menjamu tim papan bawah, Wigan Athletic. di Stamford Bridge. Dalam laga tadi malam, Arsenal sempat membuka harapan kala unggul terlebih dulu pada menit ke-48. Berawal dari umpan tarik Robin van Persie di sisi kiri pertahanan United, Emmanuel Adeboyor mampu meng-heading bola yang gagal dijangkau kiper Edwin van der Sar. Publik Old Trafford pun sempat dibuat bungkam. Namun, keunggulan tim tamu hanya bertahan enam menit. Kapten tim Arsenal William Gallas divonis handsball saat coba menghadang umpan Owen Hargreaves. Hukuman penalti dari wasit Howard Webb itu sempat diprotes para pemain Arsenal. Kiper Jens Lehmann bahkan harus menerima kartu kuning karena sikapnya yang menghalang-halangi proses penalti. Cristiano Ronaldo yang menjadi eksekutor tak menyia-nyiakan kesemparan untuk menyeimbangkan kedudukan. Gol ke-28 winger United itu di Premier League atau total ke-38 sepanjang musim ini. Usai gol, United ingin lebih menyerang dengan memasukkan Carlos Tevez dan Anderson menggantikan Paul Scholes dan Park Ji Sung. Taktik itu terbukti jitu. Pada menit ke-72, Hargreaves menjadi penentu kemenangan United lewat free kick dari jarak 25 yard. Saat United mengalahkan AS Roma 1-0 di leg kedua perempat final Liga Champions pekan lalu, Hargreaves juga tampil ekselen. Padahal, sebelum lawan Arsenal, mantan pemain Bayern Munchen itu sempat didera gangguan engkel kaki. "Dia tampil tanpa lelah baik sebagai gelandang di tengah maupun di sektor sayap kanan," tutur Sir Alex Ferguson tentang Owwn Hargreaves sebagaimana dikutip Sky Sports. Dominannya lini tengah United juga tak lepas dari absennya pilar Arsenal Mathieu Flamini. Selama ini, Flamini merupakan salah satu gelandang pekerja terbaik yang dimiliki Arsenal. Gilberto Silva yang diplot sebagai pengganti Flamini sebenarnya tidak bermain jelek, tapi memang pemain asal Brazil itu jarang mendapat posisi reguler di tim. "Jika kami bisa mengamankan laga berikutnya (lawan Blackburn Rovers di Ewood Park pada 19 April, Red), kami makin optimistis karena punya modal bagus sebelum menghadapi Chelsea pada 26 April," imbuh Ferguson. Duel United versus Arsenal tadi malam WIB sekaligus mencatat rekor penonton laga home United di Premier League musim ini. Sekitar 75.985 penonton memadati Old Trafford yang berarti melebihi jumlah penonton saat United menyerah 1-2 dari Manchester City pada 10 Februari lalu. Derby Manchester kala itu dihadiri 75.970 penonton. (dns)
